Menu

Mode Gelap
Wakil Walikota Bandung Jadi Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan Kemenag Borong Dua Penghargaan KPK di Harkordia 2025 Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen Unhan RI dan FSI Gelar Forum Group Discussion Bahas Strategi Indonesia Hadapi Eskalasi di Indo-Pasifik Diduga Intervensi Kasus : Ketua Baleg DPR RI Dilaporkan ke MKD Perpanjangan Konsesi Tol Cawang–Priok Dipertanyakan, KAKI Minta Penegakan Hukum

Nasional

Gawat, Disinyalir Gara-gara Limbah, Kerbau Warga Citeras Mati Kejang-kejang


Keterangan foto; Kerbau mati akibat keracunan limbah B3 pabrik di Citeras, Selasa (15/08/2023) Perbesar

Keterangan foto; Kerbau mati akibat keracunan limbah B3 pabrik di Citeras, Selasa (15/08/2023)

Teropongistana.com Lebak-Warga masyarakat Desa Citeras alami kerugian lantaran hewan ternak yang mereka miliki banyak yang mati keracunan setelah meminum air dan memakan rumput yang disinyalir terkontaminasi oleh limbah pabrik yang memproduksi batako berbahan baku limbah B3.

Warga yang memiliki hewan ternak pun mengeluhkan hal ini, salah satunya bapak Rosyid warga Desa Citeras, saat di wawancara ia mengaku sangat dirugikan atas matinya hewan kerbau miliknya yang mati karena racun limbah B3 pabrik tersebut.

” Gejala awalnya itu kerbau saya tidak mau makan, saya bingung kenapa mereka (kerbau) jadi begitu, setelah saya perhatikan ternyata kerbau-kerbau saya itu kan biasanya minum air kali, kalo habis merumput, ternyata air kali yang biasa dipakai minum kerbau saya itu di atasnya ada limbah dari pabrik, nggak lama setelah itu kerbau saya tiba-tiba mati.” Ungkap Rosyid. ( 15/Agustus/2023 ).

Lanjut, Rosyid mengatakan hingga sampai saat ini tidak ada tanggung jawab dari pabrik tersebut. Saat ditanya tentang nama dari pabrik tersebut baik Rosyid dan warga lainnya mereka tidak mengetahui nama pabrik ataupun PT dari perusahaan tersebut.

” Sampai saat ini gak ada tanggung jawab nya, kami gak tau untuk nama perusahaan nya apa, tapi katanya sih itu punya seseorang yang merupakan anggota Dewan.” Ujarnya.

Warga masyarakat pun berharap pabrik tersebut ditutup dan limbah yang ada di lokasi, di angkat dan di bereskan. Karena menurut warga, walaupun pabrik ditutup tapi limbah nya tidak di angkat itu merupakan hal yang percuma.

” Kami tidak ingin dirugikan dengan adanya perusahaan yang berdampak buruk terhadap lingkungan kami, dan kami ingin agar perusahaan dapat bertanggung jawab, itu limbah yang ada harus di angkat jangan dibiarkan, apalagi limbah nya ini ada yang mengalir langsung ke kali, padahal kali ini tembus nya ke Ciujung Rangkas, bahkan aliran air kali yang di Cigelempong itu ada yang di jadikan tempat mandi warga, pokoknya itu berbahaya pak, jadi tolong bantu kami pak.” Tandas Rosyid, seraya memohon.

(Dede Ahmad Djaelani/Red)

Baca Lainnya

Wakil Walikota Bandung Jadi Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan

11 Desember 2025 - 01:29 WIB

Wakil Walikota Bandung Jadi Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan

Kemenag Borong Dua Penghargaan KPK di Harkordia 2025

10 Desember 2025 - 10:23 WIB

Kemenag Borong Dua Penghargaan Kpk Di Harkordia 2025

Unhan RI dan FSI Gelar Forum Group Discussion Bahas Strategi Indonesia Hadapi Eskalasi di Indo-Pasifik

10 Desember 2025 - 08:06 WIB

Unhan Ri Dan Fsi Gelar Fgd Bahas Strategi Indonesia Hadapi Eskalasi Di Indo-Pasifik
Trending di Nasional