Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Desak Negara Perkuat Perlindungan Perempuan pada Momentum IWD 2026 Kejati Jateng Diminta Panggil Perhutani KPH Purwodadi Terkait Pengelolaan Hutan Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” dengan Astra Agro, BADKO HMI Ancam Aksi Besar-Besaran Dari Humas Pimpin BNP Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba Excavator Diduga Rusak Rumah Warga Disita, Polisi Lanjutkan Kasus Astra Agro Soroti Tambang Bermasalah di Maluku Utara, HANTAM-MALUT Minta Audiensi dengan Komisi XII DPR

Nasional

Dave Laksono Minta Evakuasi WNI dari Iran Usai Serangan AS dan Israel


					Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono Perbesar

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono

Teropongistana.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta pemerintah Indonesia segera mengambil langkah cepat menyusul serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ia menekankan pentingnya kesiapan untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak.

“Kita harus siaga dan menyiapkan berbagai macam rencana kontigensi untuk mengevakuasi WNI kita yang berada di wilayah terdampak bila mana situasi kerap berkembang jauh,” kata, Minggu (1/3/2026).

Selain langkah evakuasi, Dave juga mendorong pemerintah untuk berperan aktif dalam upaya penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Ia menegaskan Indonesia harus tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

“Sementara itu, dari perspektif diplomasi, Indonesia konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai dan dialog. Prinsip politik luar negeri kita adalah bebas aktif, sehingga Indonesia akan terus menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional, kedaulatan negara, dan penyelesaian sengketa tanpa kekerasan,” tuturnya.

Ia menambahkan, eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi membawa dampak luas bagi berbagai negara, termasuk Indonesia.

“Komisi I DPR RI menegaskan bahwa eskalasi ini memiliki konsekuensi yang luas, namun Indonesia harus tetap berpegang pada prinsip diplomasi damai, menjaga stabilitas dalam negeri, serta memperkuat kerja sama internasional agar tidak terjebak dalam arus konflik yang berkepanjangan,” imbuhnya.

Dave juga mengingatkan potensi dampak terhadap sektor perdagangan dan energi, serta kemungkinan munculnya resonansi politik dan ideologis di dalam negeri.

“Dari sisi keamanan, eskalasi konflik dapat memunculkan resonansi politik dan ideologis di berbagai belahan dunia. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, perlu menjaga ketenangan masyarakat serta memastikan perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi polarisasi yang merugikan persatuan bangsa,” jelasnya.

Diketahui, militer Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Iran pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Ledakan terdengar di beberapa kota seperti Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, hingga ibu kota Teheran. Iran kemudian membalas serangan tersebut dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel yang memicu sirene peringatan serangan udara di sejumlah daerah.

Baca Lainnya

Mahasiswa Desak Negara Perkuat Perlindungan Perempuan pada Momentum IWD 2026

9 Maret 2026 - 05:33 WIB

Mahasiswa Desak Negara Perkuat Perlindungan Perempuan Pada Momentum Iwd 2026

Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” dengan Astra Agro, BADKO HMI Ancam Aksi Besar-Besaran

8 Maret 2026 - 13:44 WIB

Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” Dengan Astra Agro, Badko Hmi Ancam Aksi Besar-Besaran

Dari Humas Pimpin BNP Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba

8 Maret 2026 - 07:04 WIB

Dari Humas Pimpin Bnp Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba
Trending di Nasional