Menu

Mode Gelap
DPR di Tengah Siswa: Adde Rosi Dorong SMAN 1 Pangarangan Jadi Pusat Prestasi ​ Kritik Kasus Nadiem, MataHukum: Jangan Kriminalisasi Inovasi Kebijakan Bongkar Praktik Korupsi Tambang Nikel, Kejagung Tahan LSO di Rutan Salemba Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti TNI di Pandeglang Dolar Tembus Rp17.500, BaraNusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita

News

Kehidupan Sederhana Kejari Lebak Pulang Naik Kereta


					Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak, Mayasari saat menuju Stasiun Rangkasbitung yang hendak naik kereta Commuter Line, Sabtu (24/3) Perbesar

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak, Mayasari saat menuju Stasiun Rangkasbitung yang hendak naik kereta Commuter Line, Sabtu (24/3)

Lebak Teropongistana.com – Kesederhanaan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebak, Mayasari patut di apresiasi. Pasalnya, orang nomot satu di lingkungan Kejaksaan Negeri Lebak. Ia terlihat selalu sederhana dan tidak jumawa, bahkan dalam urusan berangkat dan pulang kerjapun Mayasari, kerap kali selalu menggunakan kendaraan umum Kereta Rel Listrik ( KRL ) jurusan Rangkasbitung Jakarta.

 

Pantauan di lokasi Stasiun Rangkasbitung, Mayasari tertangkap kamera wartawan ketika hendak pulang dari Kantornya ( Kejari ) Lebak, menuju rumah pribadinya yang berada di wilayah Serpong.

Baca juga : Kajari Senior Wujudkan Penegakan Hukum Modern di Lebak

 

Dia, terlihat seperti masyarakat biasa yang berjalan kaki dari Gang Kibun menuju Stasiun Rangkasbitung Dengan menengteng tas dan barang lainnya pada 25/3/2023.

Saat di konfirmasi Teropong Istana, ketika Mayasari, hendak naik kereta KRL tersebut mengatakan, saat ini saya mau pulang ke Rumah, di wilayah Serpong menggunakan Kereta Rel listrik ( KRL ) dari Stasiun Rangkasbitung usai bertugas di Kejaksaan Negeri Lebak.

“Selain Stasiun dekat rumah, menggunakan kereta juga lebih efektif dan efisien, karena hanya membutuhkan waktu sekitat 1 Jam 20 menitan dari Rangkasbitung sampai rumah, ditambah lagi dalam perjalana tersebut kita bisa menikmati perjalanan dengan menyapa para penumpang lain, dan kita juga bisa manfaatkan buat membaca buku atau Al Quran di Bulan Ramadhan seperti ini,”terang Mayasari.

Mayasari, menambahkan, apalagi saya lihat, fasilitas publik seperti KRL Rangkasbitung Jakarta – Merak saat ini sudah sangat luar biasa. Sehingga untuk mengurangi kemacetan kita manfaatkan fasilitas tersebut, dan jangan gengsi, karena hidup itu bukan soal gengsi, akan tetapi bagaimana mempunyai arti bagi orang lain.

 

“Karena sederhana itu tidak berarti murahan, dan kesederhanaan adalah wujud mensyukuri nikmat yang ALLAH S. W. T, berikan kepada kita, meskipun hanya sekedar bersilaturahmi dengan masyarakat ( Penumpang ) KRL setiap hari,” tutup Mayasari seraya bergegas menuju Peron.

( Rai )

Baca Lainnya

DPR di Tengah Siswa: Adde Rosi Dorong SMAN 1 Pangarangan Jadi Pusat Prestasi ​

13 Mei 2026 - 05:51 WIB

Dpr Di Tengah Siswa: Adde Rosi Dorong Sman 1 Pangarangan Jadi Pusat Prestasi ​

Kritik Kasus Nadiem, MataHukum: Jangan Kriminalisasi Inovasi Kebijakan

12 Mei 2026 - 20:44 WIB

Kritik Kasus Nadiem, Matahukum: Jangan Kriminalisasi Inovasi Kebijakan

Bongkar Praktik Korupsi Tambang Nikel, Kejagung Tahan LSO di Rutan Salemba

12 Mei 2026 - 18:12 WIB

Bongkar Praktik Korupsi Tambang Nikel, Kejagung Tahan Lso Di Rutan Salemba
Trending di Hukum