Menu

Mode Gelap
Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa P3B Bongkar Dugaan Modus Korupsi Pokir, Desak KPK Usut DPRD Banten Luka Belum Pulih, Pemkab Malang Tegas Tolak Derby Jatim di Kanjuruhan

News

Dirlantas Polda Banten Jelaskan Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang Merak KM 95 A


					Dirlantas Polda Banten Jelaskan Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang Merak KM 95 A Perbesar

Teropongistana.com BANTEN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalur Tol Tangerang – Merak tepatnya di km 95 A arah Merak, pada Jumat (29/04) pukul 13.15 WIB.

Sebuah bus menabrak tiga kendaraan yang sedang berhenti karena ada antrian kendaraan. “Ada empat kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini kendaraan Bus Rosalia Nopol AD-7191-OF supir SY, kendaraan Daihatsu Luxio Nopol B-1548-POV supir AS, kendaran Daihatsu Xenia Nopol B-1896-FKT supir HS, dan kendaraan Daihatsu Xenia Nopol F-1248-HT supir AG,” kata Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto.

Budi Mulyanto menjelaskan kronologis kecelakaan beruntun tersebut, “Kecelakaan bermula saat kendaraan Bus Rosalia Nopol AD-7191-OF supir SY berjalan dari arah tangerang menuju merak di lajur kanan dalam kecepatan 80 km/jam diduga pengemudi kurang konsentrasi tidak melihat antrean kendaraan yang berada depannya sehingga terjadilah tabrak beruntun menabrak tiga kendaraan didepannya,”ujarnya.

Dirlantas Polda Banten menjelaskan posisi kendaraan pasca terjadi kecelakaan, “Posisi akhir keempat kendaraan normal berada di jalur kiri Lambat jalan tol mengarah ke arah Merak, akibat dari kejadian tersebut kendaraan mengalami kerusakan dan tidak ada korban jiwa,”ujarnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menyampaikan hasil olah TKP kecelakaan terjadi akibat kelalaian supir minibus. “Faktor kelalaian supir bus karena berkendara tidak berkonsentrasi menjadi faktor utama penyebab kecelakaan,”ujarnya.

Diakhir Shinto Silitonga menghimbau kepada para pengendara untuk selalu fokus dalam berkendara, selalu utamakan keselamatan bukan kecepatan. “Kepada seluruh pengendara agar pengendara menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, berkendara dalam keadaan sehat selalu berkonsentrasi. “tutupnya.

Baca Lainnya

Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI

16 April 2026 - 19:22 WIB

Naikkan Daya Saing, Cima Upayakan Kesejahteraan Pelaut Ri

Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari

16 April 2026 - 19:08 WIB

Ombudsman Tegaskan Pembatasan Bbm Subsidi Harus Pertimbangkan Mayoritas

P3B Bongkar Dugaan Modus Korupsi Pokir, Desak KPK Usut DPRD Banten

16 April 2026 - 10:38 WIB

Ott Inhutani V Meledak: Aktivis Teriak Audit Perhutani, Presiden Ingatkan Jangan Ada Yang Kebal!
Trending di Hukum