Menu

Mode Gelap
Program MBG Gerus Anggaran Pendidikan, BGN Sebut Hanya Menjalankan Tugas Kasus Tukang Es Kemayoran Diduga Dianiaya Oknum TNI-Polri, Pakar Hukum Minta Diproses Hukum Hakim Beraroma Partai Menyeret MK ke Jurang Krisis Legitimasi Publik Mekanisme Penegakan Hukum di Laut: PP No. 13 Tahun 2022 Tidak Dapat Dilaksanakan Polri di Bawah Kementerian, PROJO Sebut Akan Buka Peluang Cawe-cawe Struktural Dave Laksono: Iuran 1 Miliar Dolar untuk Dewan Perdamaian Sudah Dievaluasi Matang

Politik

BMI : Revitalisasi Perubahan Untuk Keadilan dan Keberpihakan Kaum Lemah


					BMI : Revitalisasi Perubahan Untuk Keadilan dan Keberpihakan Kaum lemah Perbesar

BMI : Revitalisasi Perubahan Untuk Keadilan dan Keberpihakan Kaum lemah

Teropongistana.com Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi mengatakan, ada makna mendalam di balik peringatan sumpah pemuda bertepatan tangal 28 Oktober saat ini. Farkhan mengatakan, ruh sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928 atau ratusan tahun lalu itu tak hanya bernilai kebangsaan, kenegaraan dalam jiwa bertumpah darah Indonesia.

“Namun dalam kontek sekarang perlu dimaknai revitaliasi semangat kempemudaan,” ujar Farkhan, dalam pernyataan resmi peringatan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025.10.28

Menurut Farkhan, semangat revitalisasi jiwa kepemudaan dapat dijabarkan dalam mendukung perubahan lebih baik dan keberpihakan kaum lemah. “Karena kontek saat ini sudah meraih kemederkaan, tinggal mengubah pola pikir berpihak yang jelas, salah satunya berpihak kepada kaum lemah dan margial atau musta’afin,” ujar Farkhan menambahkan.

Ia menegaskan keperpihakan pemuda dalam kontek sekarang itu dinilai perlu, ketika kemerdekan secara dejure masih menyisakan pekerjaan rumah atau PR. Di antaranya masih ada ketimpangan kemiskinan, dikriminasi minoritas dan nilai keadilan berbasis gender.

Sejumlah masalah itu, kata Farkhan, menjadi tanggungjawab pemuda sekarang melakukan langkah nyata dengan prorgram dan kegiatan yang dijiwai prinsip menegakakn keadilan serta menolong kelompok rentan.

“Baik rentan ekonomi, rentan diskrimansi maupun kerentanan lain,” ujar Farkhan.

Selain itu Farkhan mengingatkan pentingnya menjaga identitas pemuda yang selalu hadir sebagai pendobrak ketika menemukan tatanan sistem maupun nilai-nilai yang merugikan publik dan bangsa. “Selalu hadir dalam kepeloporan di semua sektor. Termasuk mendobrak paradigma atau pola pikir dan peran menata sistem yang lebih baik,” kata Farkhan menjelaskan.

Dyt

Baca Lainnya

Anton Sukartono Persiapkan Struktur Partai Sebelum Tahun Politik Tiba, Jangan Tunggu Perang Mulai

25 Januari 2026 - 22:08 WIB

Anton Sukartono Persiapkan Struktur Partai Sebelum Tahun Politik Tiba, Jangan Tunggu Perang Mulai

Tekan Money Politik, Politisi Demokrat Dorong Bawaslu Terlibat Awasi Pilkades

16 Januari 2026 - 07:52 WIB

Tekan Money Politik, Politisi Demokrat Dorong Bawaslu Terlibat Awasi Pilkades

Zulhas Didesak Pecat Anggota DPR RI Muhammad Hatta karena Tidak Amanah

15 Januari 2026 - 21:23 WIB

Zulhas Didesak Pecat Anggota Dpr Ri Muhammad Hatta Karena Tidak Amanah
Trending di Politik