Menu

Mode Gelap
PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara

Golkar

Dugaan Gerakan Senyap Bahlil-Golkar untuk Kepentingan Jokowi, Ancaman Bagi Stabilitas Pemerintahan Prabowo?

16 Juli 2025 - 22:32 WIB

Dugaan Gerakan Senyap Bahlil-Golkar Untuk Kepentingan Jokowi, Ancaman Bagi Stabilitas Pemerintahan Prabowo?

Isu Munaslub Kembali Berembus, Bahlil dan Sarmuji Dinilai Ugal-ugalan

29 Mei 2025 - 11:29 WIB

Isu Munaslub Kembali Berembus, Bahlil Dan Sarmuji Dinilai Ugal-Ugalan

Bahlil Lahadalia Dianggap Membahayakan Kabinet, Disebut Calon Kuat Menteri Pertama yang Direshuffle

25 Mei 2025 - 18:23 WIB

Jakarta – Isu Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo Subianto Dan Gibran Rakabuming Raka Kembali Mengemuka. Sejumlah Menteri Dikritik Atas Kinerja Dan Komunikasi Yang Dinilai Tidak Memadai, Termasuk Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (Esdm), Bahlil Lahadalia, Yang Disebut-Sebut Menjadi Kandidat Kuat Untuk Digeser Pertama Kali Dari Kabinet Merah Putih, 25 Mei 202. Pengamat Politik Rocky Gerung Menjadi Salah Satu Pihak Yang Paling Vokal Mendesak Reshuffle. Dalam Forum Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998 Di Jakarta, Rabu (21/5), Rocky Menilai Banyak Menteri Dalam Kabinet Saat Ini Lebih Mementingkan Kepentingan Politik Dan Ekonomi Pribadi Dibandingkan Kinerja Profesional. “Harus Ada Reshuffle. Lumpuhkan Kabinet, Isi Dengan Energi Baru,” Ujar Rocky. Ia Menyebut Menteri-Menteri Yang Kecewa Karena Tak Lagi Leluasa Mengakses Apbn Sebagai Hambatan Bagi Reformasi Birokrasi. “Mereka Tidak Akan Mengundurkan Diri Karena Kepentingan Mereka Terlalu Besar. Ini Momentum Presiden Untuk Memulai Era Baru,” Tambahnya. Bahlil Bungkam Soal Reshuffle, Bela Jokowi Menanggapi Pernyataan Rocky, Bahlil Lahadalia Memilih Untuk Tidak Banyak Berkomentar. Ia Menyatakan Bahwa Urusan Reshuffle Merupakan Hak Prerogatif Presiden Prabowo. Namun Di Kesempatan Lain, Bahlil Justru Tampil Membela Presiden Joko Widodo Dalam Isu Tudingan Ijazah Palsu Yang Kembali Mencuat. &Quot;Menurut Saya Ini Sudah Keterlaluan. Seolah-Olah Tidak Ada Isu Lain. Saya Tidak Percaya Sama Sekali Dengan Tuduhan Itu,” Tegas Bahlil Di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (23/5). Manuver Politik Bahlil Tuai Sorotan Kritik Terhadap Bahlil Tidak Hanya Datang Dari Luar Pemerintahan. Seorang Kader Muda Partai Golkar Mengungkap Bahwa Bahlil—Yang Kini Menjabat Ketua Umum Golkar—Sedang Mengonsolidasikan Penuh Struktur Partai Di Tingkat Provinsi. Semua Penunjukan Ketua Dpd Di Daerah Disebut Harus Melalui Persetujuan Langsung Dari Bahlil. Menurut Sumber Itu, Bahlil Juga Membuka Jalan Politik Untuk Gibran Maju Sebagai Calon Presiden 2029. Operasi Politik Ini Diduga Diarahkan Oleh “Raja Jawa,” Istilah Yang Merujuk Pada Mantan Presiden Joko Widodo, Yang Juga Disebut Sebagai Mentor Politik Bahlil. &Quot;Bahlil Dikenal Pintar Melakukan Manuver Politik. Dia Sering Bertindak Di Luar Komando Presiden Prabowo. Patut Diwaspadai Karena Loyalitasnya Lebih Ke Jokowi, Yang Membesarkannya Secara Politik,” Ujar Sumber Tersebut. Potensi Konflik Internal Kabinet Kedekatan Bahlil Dengan Jokowi Serta Manuver Politiknya Yang Agresif Memunculkan Kekhawatiran Soal Potensi Konflik Kepentingan Di Tubuh Pemerintahan. Jika Reshuffle Dilakukan Dalam Waktu Dekat, Pengamat Memprediksi Bahlil Menjadi Salah Satu Nama Pertama Yang Akan Digeser Demi Menjaga Soliditas Dan Kontrol Penuh Presiden Prabowo Terhadap Kabinetnya.

Isu Konsolidasi Internal, Bahlil Lahadalia Diduga Disiapkan Jadi Capres 2029 oleh Kader Muda Golkar

13 Mei 2025 - 12:27 WIB

Jakarta — Partai Golkar Kembali Menjadi Sorotan Publik Setelah Mencuatnya Isu Konsolidasi Internal Yang Diduga Merupakan Bagian Dari Gerakan Senyap Mendukung Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, Untuk Maju Sebagai Calon Presiden Pada Pemilu 2029 Mendatang, 13 Mei 2025. Dorongan Konsolidasi Ini Dikabarkan Bermula Dari Suara-Suara Di Tingkat Dewan Pimpinan Daerah (Dpd) Yang Mulai Mengemuka Belakangan Ini. Gerakan Tersebut Disebut Diprakarsai Oleh Sejumlah Kader Muda Partai Yang Menyuarakan Dukungan Secara Tertutup. &Quot;Maaf Mas, Jangan Sebut Nama Saya Ya, Bisa-Bisa Saya Kena Sanksi Atau Bahkan Dipecat,&Quot; Ujar Seorang Kader Muda Golkar Yang Enggan Disebutkan Namanya. “Tapi Masyarakat Dan Kader-Kader Bisa Merasakan Dan Melihat Itu Semua Kok,” Lanjutnya. Ia Menyebutkan Bahwa Sejak Bahlil Menjabat Sebagai Ketua Umum, Telah Terjadi Penataan Internal Secara Signifikan. Salah Satunya, Menurut Dia, Adalah Anggapan Bahwa Calon Ketua Dpd Golkar Di Berbagai Daerah Harus Mendapat Restu Langsung Dari Bahlil. Tak Hanya Itu, Beberapa Posisi Strategis Di Dpp Pun Disebut Telah Diisi Oleh Figur-Figur Yang Dikenal Dekat Dengan Sang Ketua Umum. &Quot;Gerakan Ini Sudah Dimulai Sejak Beliau Jadi Ketua Umum. Tujuannya Jelas, Mempersiapkan Beliau Untuk 2029,&Quot; Tambahnya. Hingga Berita Ini Diturunkan, Belum Ada Pernyataan Resmi Dari Dpp Partai Golkar Terkait Isu Tersebut. Namun Dinamika Internal Yang Berlangsung Menunjukkan Adanya Penguatan Konsolidasi Yang Signifikan Menjelang Kontestasi Politik Mendatang.

Isu Munaslub Kembali Mencuat, Kepemimpinan Bahlil di Golkar Dikecam Kader Muda

11 Mei 2025 - 09:12 WIB

Jakarta, 11 Mei 2025 — Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kembali Mencuat Di Internal Partai Golkar. Sejumlah Kader Mulai Mempertanyakan Arah Kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia Yang Dinilai Terlalu Memprioritaskan Orang-Orang Terdekatnya Dalam Struktur Partai. Seorang Tokoh Muda Golkar Berinisial Rk, Yang Enggan Disebutkan Namanya Secara Lengkap, Menyampaikan Kekecewaannya Terhadap Kepemimpinan Bahlil. &Quot;Bahlil Ini Sudah Tidak Benar. Seolah-Olah Partai Ini Milik Pribadi Dan Golongannya Saja. Dikit-Dikit Masukkan Orang Dekatnya, Sudah Tidak Sehat,&Quot; Ujar Rk. Rk Menambahkan Bahwa Banyak Kader Muda Yang Merasa Tidak Lagi Memiliki Ruang Untuk Berpikir Kritis Dan Berkontribusi Secara Sehat Demi Kemajuan Partai. &Quot;Kalau Punya Pemikiran Kritis, Langsung Dianggap Melawan. Golkar Sekarang Seperti Tersesat. Semua Diganti Sesuai Keinginan Bahlil,&Quot; Tegasnya. Meski Bahlil Membantah Adanya Wacana Munaslub, Gelombang Ketidakpuasan Di Tubuh Partai Terus Menguat. Beberapa Kader Bahkan Mulai Menunjukkan Sikap Perlawanan Secara Terbuka. Isu Lain Yang Turut Memanaskan Suasana Adalah Kabar Bergabungnya Presiden Joko Widodo Dan Putranya, Gibran Rakabuming Raka, Ke Dalam Partai Golkar. Sejumlah Kader Menilai Hal Ini Mencederai Proses Kaderisasi Yang Selama Ini Dijaga. &Quot;Golkar Bukan Lagi Partai Rakyat, Tapi Tempat Elit. Masuknya Jokowi Dan Gibran Seolah Menafikan Proses Yang Harus Dilalui Kader Lain. Gibran Bahkan Disebut-Sebut Sebagai 'Anak Haram Demokrasi',&Quot; Ucap Sumber Yang Sama. Hingga Saat Ini, Dpp Golkar Belum Memberikan Pernyataan Resmi Terkait Isu Munaslub Maupun Kabar Bergabungnya Jokowi Dan Gibran.

Golkar Kembali Alami Perang Dingin Internal, Intervensi Pemilihan DPD Jadi Sorotan

11 Mei 2025 - 08:23 WIB

Jakarta, 11 Mei 2025 — Partai Golkar Kembali Diguncang Konflik Internal Yang Mengarah Pada Perang Dingin Di Tubuh Partai. Kali Ini, Intervensi Dalam Pemilihan Calon Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (Dpd) Provinsi Menjadi Sorotan, Di Mana Disebut-Sebut Bahwa Restu Ketua Umum Bahlil Lahadalia Menjadi Syarat Utama Dalam Penentuan Calon. Contoh Paling Mencolok Terjadi Di Jawa Timur, Dengan Munculnya Nama Ali Mufti Yang Disebut-Sebut Terpilih Berkat Kedekatannya Dengan Bahlil. Hal Ini Memunculkan Kekhawatiran Bahwa Kekuasaan Dijadikan Alat Untuk Memenuhi Kepentingan Politik Kelompok Tertentu Di Dalam Golkar. &Quot;Golkar Hari Ini Bukan Lagi Partai Terbuka Untuk Semua Golongan. Ini Sudah Menjadi Milik Kelompok Ketua Umum,&Quot; Ujar Salah Satu Kader Senior Golkar Yang Enggan Disebutkan Namanya. Ia Menambahkan Bahwa Perbedaan Pandangan Di Internal Partai Sudah Tidak Diterima Lagi. Menurutnya, Hampir Seluruh Sektor Kepengurusan Dpd Di Indonesia Kini Telah Mengalami Kesalahan Arah Karena Lebih Mengutamakan Loyalitas Pribadi Dibanding Kapabilitas Dan Aspirasi Kader Daerah. Pernyataan Ini Mencerminkan Kekhawatiran Sebagian Kader Terhadap Arah Kepemimpinan Golkar Di Bawah Bahlil Lahadalia, Yang Dinilai Terlalu Sentralistik Dan Tertutup Terhadap Perbedaan.

Dualisme Kepengurusan Kembali Bayangi Partai Golkar

10 Mei 2025 - 08:25 WIB

Jakarta - Partai Golongan Karya (Golkar) Kembali Diguncang Isu Internal Yang Mengarah Pada Potensi Dualisme Kepengurusan. Desakan Agar Ketua Umum Bahlil Lahadalia Mundur Dari Jabatannya Semakin Menguat, Seiring Munculnya Kritik Dari Berbagai Elemen Internal Partai, 10 Mei 2025. Desakan Tersebut Mencuat Melalui Berbagai Saluran Komunikasi Internal, Termasuk Grup Whatsapp Kader Dan Forum-Forum Diskusi Tertutup Partai Berlambang Pohon Beringin Itu. Menurut Seorang Sumber Internal Yang Enggan Disebutkan Namanya, Sejumlah Kader Menilai Bahlil Gagal Merangkul Keberagaman Pandangan Di Dalam Tubuh Golkar. Ia Dituding Hanya Mengakomodasi Kelompok Dekatnya, Sehingga Menimbulkan Kecemburuan Dan Perpecahan Di Kalangan Pengurus Lainnya. Selain Itu, Sorotan Tajam Juga Diarahkan Kepada Keberadaan Dua Mantan Narapidana Kasus Korupsi Yang Kini Menempati Posisi Strategis Di Dewan Pimpinan Pusat (Dpp) Golkar. Hal Ini Dinilai Semakin Mencoreng Citra Partai Di Mata Publik. Sumber Yang Sama Mengungkapkan Bahwa Saat Ini Telah Muncul Beberapa Kandidat Muda Yang Siap Menggantikan Posisi Bahlil. “Golkar Membutuhkan Sosok Baru Yang Muda Dan Kuat Secara Politik Untuk Menyelamatkan Partai Dari Kemunduran,” Ujarnya. Sebanyak 32 Dewan Pimpinan Daerah (Dpd) Di Berbagai Wilayah Indonesia Disebut Telah Menyatakan Kesiapan Untuk Melakukan Perlawanan Politik Terhadap Kepemimpinan Bahlil. Salah Satu Alasan Utamanya Adalah Melemahnya Posisi Golkar Di Pemerintahan Dan Kekalahan Di Sejumlah Daerah Strategis, Termasuk Pada Pilkada Banten. Padahal, Banten Selama Ini Dikenal Sebagai Salah Satu Basis Kekuatan Tradisional Partai. Hingga Berita Ini Diturunkan, Belum Ada Tanggapan Resmi Dari Bahlil Lahadalia Maupun Dpp Partai Golkar Terkait Isu Tersebut.

Puluhan Tahun Jadi Kandang, Dipimpin Bahlil Suara Golkar Banten Rontok

27 April 2025 - 15:11 WIB

Banten - Di Tps 15 Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Yang Disebut-Sebut Sebagai Kandangnya Partai Golkar Harus Menelan Kekalahan. Pasalnya, Perolehan Suara Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Serang Dari Nomor Urut 1 Andika Hazrumy - Nanang Supriatna, Kalah Telak Oleh Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah - Najib Hamas.   Anggota Kpps Di Tps 15 Mita Alfani Mengatakan, Jumlah Daftar Pemilih Tetap (Dpt) Di Tps 15 Ada 448 Pemilih, Namun Yang Memberikan Hak Pilihnya Ada 328 Pemilih. Selama Proses Pencoblosan Hingga Penghitungan Surat Suara Tidak Ada Kendala, Dan Partisipasi Pemilih Di Tps 15 Cukup Tinggi Sampai 80 Persen Lebih. &Quot;Disini Jumlah Dpt Ada 448, Yang Memberikan Hak Suaranya Ada 328, Artinya Yang Tidak Mencoblos Ada 120 Pemilih. Kami Sudah Berusaha, Sudah Memberikan Surat C Pemberitahuan Untuk Datang Ke Tps, Namun Dengan Angka Segitu Partisipasi Pemilih Cukup Tinggi,&Quot; Katanya.   Mita Mengatakan, Berdasarkan Dari Hasil Jumlah Pemilih Yang Mencoblos Untuk Pasangan Andika - Nanang, Mendapatkan Perolehan Suara Sebanyak 137 Suara.   Sedangkan, Untuk Pasangan Zakiyah - Najib Perolehan Suaranya Mendapatkan 180 Suara. &Quot;Untuk Pilbub Serang, Pasangan Zakiyah - Najib Unggul Dari Pasangan Andika - Nanang Di Tps 15 Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande,&Quot; Ujarnya. Selanjutnya, Kata Mita, Untuk Pilgub Banten Perolehan Suara Yang Didapat Oleh Pasangan Airin - Ade Mendapatkan 141 Suara. Sedangkan, Untuk Pasangan Andra Soni - Dimiyati Mendapatkan Perolehan Suara Sebanyak 178 Suara.   &Quot;Kalau Untuk Pilgub Banten, Pasangan Andra Soni - Dimiyati Unggul Dari Pasangan Airin - Ade Di Tps 15 Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande,&Quot; Ucapnya. (*)

Beramai-ramai Membela ..? Muncul Desakan Pergantian Wapres, Golkar Dipimpin Bahlil Bela Gibran

21 April 2025 - 11:37 WIB

Partai Golkar Dipimpin Bahlil Lahadalia Membela Gibran, Surat Per­nyataan Sikap Sejumlah Purnawirawan Tni Yang Salah Satunya Mengusulkan Pergan­tian Posisi Wakil Presiden. Sekjen Partai Golkar Sarmuji Mengatakan, Pe­nyampaian Sikap Apapun Di­bolehkan Dalam Sistem De­mokrasi Yang Dianut Indonesia. “Yang Penting Ti­dak Memaksakan Kehen­dak,” Ujarnya , Minggu (20/4). Namun Sarmuji Mene­kankan, Wakil Presiden Yang Saat Ini Diduduki Gib­ran Rakabuming Raka Sah Secara Hukum. Sebab Dipi­lih Berdasar Hasil Pemili­han Presiden Dan Menda­patkan Mandat Rakyat. “Majunya Mas Gibran Juga Dimungkinkan Oleh Keputusan Mk,” Tutur Sar­muji. Oleh Karena Itu, Sar­muji Menilai Ruang Konsti­tusional Untuk Memper­masalahkan Posisi Wapres Sudah Tidak Ada. Wakil Ketua Umum Dpp Psi Andy Budiman Menambahkan, Tuntutan Mengganti Wakil Presiden Yang Dipilih Melalui Sebuah Pemilihan Umum Yang Sah Akan Merusak Keperca­yaan Rakyat Kepada De­mokrasi. “Mandat Rakyat, Me­lalui Pemilu Yang Sah, Ha­rus Dihormati Hingga Masa Jabatan Berakhir,” Ujar Andy Budiman. Tuntutan Tersebut, Lan­jut Dia, Akan Mengabaikan Lebih Dari 96 Juta Suara Rakyat Yang Memilih Pra­bowo-Gibran Dalam Pemili­han Presiden 2024. “Jelas, Tuntutan Tersebut Tidak Menghargai Kedaulatan Rakyat,” Kata Dia. Andy Menambahkan, Jika Jika Tuntutan Para Pur­nawirawan Ini Akan Men­jadi Preseden Buruk Ke Depan. Siapa Pun Tidak Boleh Me­nekan Mpr Untuk Menco­pot Presiden Atau Wakil Presiden Hanya Ka­rena Alasan Suka Dan Tidak Suka. “Mpr Tidak Boleh Kem­bali Menjadi Lembaga Ter­tinggi Negara Yang Bisa Mengganti Presiden Atau Wakil Presiden Sebagai­mana Era Orde Baru,” Tutur Andy Budiman. Menurut Dia, Tuntutan Ter­sebut Hanya Mencip­ta­kan Kebisingan Dan Meng­ganggu Ketentera­man Ma­syarakat. “Perbedaan Politik Ha­rus Diselesaikan Melalui Mekanisme Pemilu, Bukan Melalui Manuver Politik Jangka Pendek. Sebagai Purnawirawan Prajurit Tni Selayaknya Mereka Mem­beri Teladan Dengan Meng­hormati Pilihan Rakyat,” Tandas Andy. Untuk Diketahui, D­e­sakan Pergantian Wapres Gibran Muncul Dalam Ke­giatan Yang Dilaksanakan Purnawirawan Tni. Hal Itu Menjadi Salah Satu Dari Delapan Poin Tuntutan. Di Antara Purnawirawan Yang Hadir Antara Lain Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Jen­deral Purn Tyano Soedarto, Hingga Marsekal Purn Ha­nafie Asnan.

Golkar Dipimpin Bahlil Kembali Nyungsep di PSU Kabupaten Serang Versi Hitung Cepat

19 April 2025 - 20:05 WIB

Teropongistana.com Jakarta - Najib Hamas, Menang Di Psu Kabupaten Serang Versi Hitung Cepat Yang Dilakukan Indikator Politik. Istri Menteri Desa (Mendes), Yandri Susanto Itu Mengalahkan Anak Ratu Atut Chosiyah, Andika Hazrumy Yang Berpasangan Dengan Nanang Supriatna. Golkar Kembali Tumbang Di Psu Kabupaten Serang Partai Dibawah Pimpinan Bahlil Lahadalia Tersebut Harus Menerima Kekalahanya Kembali.   &Quot;Sudah 100 Persen Data Masuk, Hasil Menunjukkan Ratu Zakiyah Najib Dianggap 76 Persen, Andika - Nanang Di 23 Persen,&Quot; Ujar Bawono Kumoro, Penelitian Indikator Politik, Sabtu, 19 April 2025. Nampak Yandri Susanto, Menteri Desa (Mendes) Sekaligus Suami Dari Ratu Zakiyah Di Rumah Tersebut. Dia Mengenakan Peci Dan Sering Warna, Kemeja Biru Muda. Begitupun Istrinya, Ratu Zakiyah, Nampak Mengenakan Kerudung Hingga Pakaian Gamis Berwarna Biru. Menurut Hitung Cepat Indikator Politik, Massa Pemilih Ratu Zakiyah Tetap Solid Datang Ke Kpu, Mereka Juga Mengklaim Ada Penambahan Dukungan Bagi Paslon 02 Tersebut. Sedangkan Partisipasi Masyarakat Di Psu Kabupaten Serang Sebesar 64 Persen. &Quot;Kalau Dilihat Data Ini, Pemilih Dari Ratu Zakiyah - Najib Yang Kemarin Memilih Di 27 November Datang Kembali Dan Solid Memilih Kembali, Bahkan Ada Peningkatan. Partisipasi Ada Diangka 64 Persenan,&Quot; Jelasnya. Sejumlah Politisi Dan Pengurus Partai Koalisi Berkumpul Di Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Yang Sekaligus Rumah Ratu Zakiyah Dan Yandri Susanto. Total, Ada 176 Relawan Hitung Cepat Yang Dikerahkan Oleh Indikator Politik, Untuk Mengambil Sample Suara Psu Kabupaten Serang. &Quot;Kami Ambil 176 Tps Yang Bisa Mewakili Sebaran Tps, Kita Sebarkan Relawan Di Tps Untuk Mengambil Data C1 Dari Setiap Tps Dan Dikirimkan Ke Data Centre Kami Hingga Data Bisa Dilihat,&Quot; Terangnya.

Gerah Banget…! Bahlil Beri Sinyal Rombak Kepengurusan Golkar, Siapa yang Dicopot?

18 April 2025 - 10:01 WIB

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia Memberi Sinyal Bakal Merombak Kepengurusan Partainya. Hal Ini Disampaikan Saat Memberi Sambutan Dalam Silaturahmi Dan Halalbihalal Partai Golkar Di Kantor Dpp Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu, 16 April 2025. Mulanya, Bahlil Menyinggung Kader Golkar Yang Juga Menteri Umkm Maman Abdurahman Dan Menyampaikan Akan Ada Reshuffle Di Struktural Partai. Ia Mengatakan Reshuffle Tak Hanya Terjadi Di Kabinet. &Quot;Pak Maman, Jangan Ketawa-Ketawa Pak Maman. Pak Maman, Saya Sudah Dapat Memahami Aspirasinya, Entar Pak Maman, Sebentar Lagi Ada Reshuffle Nanti.  Reshuffle Kepengurusan Partai Golkar Itu Sama Dengan Reshuffle Kabinet, Tidak Mesti Menunggu 1 Tahun Atau 2 Tahun,&Quot; Kata Bahlil. Bahlil Menyebut Ada Pengurus Yang Tidak Cocok Dengan Tugasnya Dan Harus Diganti. Menurut Dia, Pergantian Ini Hal Biasa Dalam Organisasi, Apalagi Partai Politik. &Quot;Partai Golkar Ini Kan Adalah Aset Negara, Dan Milik Kita Semua, Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Yang Mencintai Partai Golkar Ini,&Quot; Ujarnya. Bahlil Menyebut Pergantian Kepengurusan Golkar Juga Dalam Rangka Konsolidasi. Ia Mengajak Para Kader Menganggap Biasa Mekanisme Pergantian Pengurus. &Quot;Itu Hal Yang Biasa-Biasa Saja Dalam Partai Politik, Partai Politik Mana Pun, Dan Golkar Itu Bukan Hal Yang Baru Dan Itu Bagian Dari Konsolidasi Partai,Katanya.

Sadis..! Anggota DPRD Sumut Farksi Golkar Mencekik Pramugari

15 April 2025 - 15:49 WIB

Jakarta - Sebuah Video Viral Di Medsos Diduga Anggota Dprd Sumut Mendorong Dan Mencekik Pramugari Di Dalam Pesawat, Senin (14/4). Keributan Terjadi Diduga Karena Masalah Koper. Dalam Video Yang Beredar Menyebutkan Anggota Dprd Sumut Itu Berinisial Mz Dari Fraksi Golkar. Keributan Terjadi Lantaran Mz Tak Terima Setelah Kopernya Dipindahkan Ke Belakang Oleh Awak Kabin. Saat Dikonfirmasi, Ketua Dpd Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah Alias Ijeck Membenarkan Perempuan Yang Terlibat Keributan Dengan Pramugari Itu Merupakan Kader Partainya Di Dprd Sumut Yakni Megawati Zebua (Mz). &Quot;Benar,&Quot; Kata Ijeck. Namun Begitu, Ijeck Tidak Menjelaskan Lebih Jauh Terkait Masalah Itu. Sementara Itu, Ketua Dprd Sumut, Erni Ariyanti Saat Dikonfirmasi Cnnindonesia.com Mengatakan Belum Mengetahui Secara Pasti Terkait Video Viral Itu &Quot;Saya Belum Tahu Kejadian Sebenarnya Seperti Apa. Saya Belum Bertemu Dengan Ibu Megawati Untuk Menanyakan Hal Tersebut. Saya Tanyakan Kepastiannya Dulu Dengan Beliau,&Quot; Ucapnya. Dalam Video Viral Tersebut Tampak Mz Yang Mengenakan Kaos Putih Terlibat Cekcok Dengan Pramugari Berbaju Merah. Dia Menuding Pramugari Tersebut Sengaja Memperpanjang Keributan Itu. &Quot;Awas Kau, Aku Mau Duduk, Udah Selesai. Kau Yang Memperpanjang,&Quot; Ujar Mz Marah Dalam Rekaman Video Yang Viral Itu. Tak Sampai Di Situ, Mz Juga Tampak Mendorong Dan Nyaris Mencekik Leher Pramugari Itu. Melihat Keributan Itu, Pria Berbaju Hitam Yang Ada Di Belakang Pramuragi Mencoba Melerai. Setelah Itu Mz Tampak Menelepon Seseorang. Belum Ada Pernyataan Resmi Dari Megawati Zebua Dan Maskapai Penerbangan Tersebut Terkait Insiden Yang Rekamannya Viral Itu.

Ditreskrimum Polda Banten Tangkap Oknum Anggota DPRD Banten Fraksi Golkar Kasus Penipuan dan Penggelapan

15 April 2025 - 13:08 WIB

Jakarta - Serang - Ditreskrimum Polda Banten Melakukan Penangkapan Terhadap Salah Satu Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Dprd) Provinsi Banten Dari Fraksi Partai Golkar Atas Tindak Pidana Penipuan Dan Atau Penggelapan, Sebagaimana Dimaksud Dalam Pasal 378 Kuhpidana Dan Atau Pasal 372 Kuhpidana, Pelaku Berinisial Rf (44) Dengan Modus Tersangka Menyerahkan Beberapa Lembar Cek Kepada Pihak Korban Sebagai Alat Pembayaran Terhadap Barang Yang Didapat Oleh Tersangka, Akan Tetapi Cek Tersebut Tidak Dapat Dicairkan Dan Mendapat Penolakan Dari Pihak Bank Dengan Alasan Saldo Tidak Cukup. Saat Dikonfirmasi, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan Menjelaskan Terkait Kejadian Tersebut. “Kejadian Sekitar Bulan Februari 2024 Di Kantor Bank Bjb Cabang Cilegon, Saat Itu Tsk Rf Menyerahkan 1 Lembar Cek Bank Bjb Nomor Daa02117363 Senilai Rp350 Juta Kepada Pihak Pt. Sinar Dinamika Beton Sebagai Pembayaran Terhadap Pembelian Barang Berupa Beton Ready Mix Atau Beton Siap Cor, Adapun Pemesanan Yang Dilakukan Oleh Tsk Rf Selaku Direktur Dari Cv. Prisma Kencana Tersebut Sebagaimana Adanya Surat Pesanan Yang Dibuat Dan Ditandatangani Oleh Tersangka Itu Sendiri Untuk Menunjang Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan Oleh Cv. Prisma Kencana,” Kata Dian Pada Selasa (15/04). “Sementara Penyerahan 1 Lembar Cek Bank Bjb Senilai Rp350 Juta Tersebut Diserahkan Oleh Tsk Rf Kepada Pihak Pt. Sinar Dinamika Beton Sebagai Alat Pembayarannya Yang Jika Tidak Diserahkannya Cek Tersebut Kepada Pihak Pt. Sinar Dinamika Beton Tidak Akan Mengirimkan Barang Berupa Beton Ready Mix Sesuai Dengan Pesanan, Maka Dengan Adanya Cek Yang Diserahkan Oleh Tsk Rf Tersebut Kemudian Pihak Pt. Sinar Dinamika Beton Mengirimkan Barang Berupa Beton Ready Mix Kepada Tsk Rf, Setelah Barang Berupa Ready Mix Tersebut Diterima Oleh Pihak Tsk, Maka Selanjutnya Pihak Pt. Sinar Dinamika Beton Mencairkan 1 Lembar Cek Bank Bjb Senilai Rp350 Juta Tersebut, Akan Tetapi Cek Tersebut Tidak Dapat Dicairkan Dan Atau Mendapat Penolakan Dari Pihak Bank Bjb Cabang Cilegon Dengan Alasan Saldo Tidak Cukup Dan Dengan Adanya Hal Tersebut Pihak Pt. Sinar Dinamika Beton Mengalami Kerugian Yang Hingga Saat Ini Tidak Bisa Di Pertanggung Jawabkan Oleh Tsk Rf,” Jelas Dian. Adapun Barang Bukti Yang Amankan Yaitu: - 1 Lembar Cek Bank Bjb Nomor Warkat : Daa02117363 Senilai Rp350 Juta Tanggal 27 Oktober 2015; - 1 Lembar Surat Keterangan Penolakan Yang Dikeluarkan Oleh Bank Bjb Cabang Cilegon Tertanggal 02 Februari 2024; - 1 Lembar Invoice Nomor : 274/Keu-Sdb/Xi/2015, Tanggal 18 November 2015; - 1 Lembar Invoice Nomor : 253/Keu-Sdb/X/2015, Tanggal 31 Oktober 2015; - 1 Lembar Tanda Terima 2 Lembar Cek Dari Tsk Rf; - 1 Bundle Surat Jalan Bukti Pengiriman Barang Berupa Beton Ready Mix Dari Pt. Sinar Dinamika Beton; - 1 Lembar Surat Pesanan Nomor : 000238 Yang Ditandatangani Oleh Tsk Rf Tertanggal 08 Oktober 2015; - 1 Lembar Surat Pesanan Nomor : 000302 Yang Ditandatangani Oleh Tsk Rf Tertanggal 19 Oktober 2015. Diakhir Dian Menerangkan Pasal Yang Dikenakan Kepada Tersangka. “Untuk Mempertanggung Jawabkan Perbuatannya Tsk Rf Dikenakan Pasal 378 Kuhpidana Dan Atau Pasal 372 Kuhpidana Dengan Ancaman Hukuman 4 Tahun Penjara,” Tutup Dian.