Menu

Mode Gelap
Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang Pengaruh Militer Meluas, Baranusa Minta Jaga Semangat Reformasi dan Supremasi Sipil Bahaya Limbah B3 Menumpuk di Jawilan, Air Sumur Warga Terancam Teracuni

Hukum

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Salah Seorang Warga Lombok Timur Dibekuk Densus 88 Anti Teror


					Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Salah Seorang Warga Lombok Timur Dibekuk Densus 88 Anti Teror Perbesar

Teropongistana.com Lombok Timur – Salah seorang warga Gang Seroja RT 14 Kampung Baru, Kelurahan Majidi,Kecamatan Selong,Kabupaten Lombok Timur dengan inisial HN (60) ditangkap tim densus 88 anti teror di rumahnya,Jumat malam (14/7) sekitar pukul 21.00 wita.

Warga tersebut ditangkap karena diduga terlibat dalam jaringan terorisme dengan langsung dibawa tim Densus menggunakan dua unit mobil avansa untuk penanganan proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyeutkan tim densus tersebut datang melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap terduga pelaku jaringan terorisme dengan didampingi anggota Polres Lotim masuk ke rumah terduga pelaku yang tinggal bersama suaminya.

Dengan memasuki lorong gang yang sempit rumah terduga pelaku tersebut,sehingga membuat tetangga sekitarnya dibuat kaget dengan adanya penggerebekan terduga pelaku terorisme.

Petugas bergerak dengan cepat dengan membawa terduga pelaku dan membawa alat bukti yang ditemukan di dalam rumahnya.

Ketua RT 14 Gang Seroja Lingkungan Kampung Baru saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan warganya yang dilakukan pihak Densus 88 anti teror tersebut ungkap Ahmad.

” Memang betul ada warganya yang ditangkap tim densus,karena dirinya yang menyaksikan masuk ke dalam rumah terduga pelaku,” tegasnya.

Ia mengatakan warganya yang ditangkap tim densus tersebut kesehariannya menjadi LSM dengan tinggal sejak tahun 1996 bersama suaminya yang berasal dari Lombok Tengah.

Sedangkan terduga pelaku asli orang jawa dengan memiliki lima orang anak.Akan tapi anak-anaknya sudah menikah semuanya., ungkapnya. (Nanang)

Baca Lainnya

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut

31 Mei 2026 - 23:54 WIB

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, Cba Minta Kejati Banten Usut

KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang

31 Mei 2026 - 23:47 WIB

Dirut Kai Bobby Rasyidin Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan Kpk

Kejari Karawang Kembali Geledah PT BAS: GSBK Desak Kejagung Usut Kerugian Rp1,3 Triliun di BTN

31 Mei 2026 - 20:05 WIB

Kejari Karawang Kembali Geledah Pt Bas: Gsbk Desak Kejagung Usut Kerugian Rp1,3 Triliun Di Btn
Trending di Nasional