Menu

Mode Gelap
Dituduh Gelapkan Uang Masyarakat Adat, Mesak Mambraku Siap Polisikan PFM Respons PROJO: Kemenangan Jokowi Milik Rakyat, Bukan Klaim Individu SMKN 1 Rangkasbitung Diduga Pungut Biaya Kelulusan Siswa Kelas XII Pemkab Diminta Bertindak, THM Tanpa Izin Resahkan Lingkungan Panongan Gagasan Unik Hinca: Ruang Pemeriksaan Wajib Sejuk dan Indah Akhrom Saleh Dukung Kenaikan BBM Non-Subsidi, Langkah Tepat Selamatkan APBN

Nasional

Puluhan Komunitas Kembali Deklarasi di Depan Perwakilan DPRD


					Keterangan foto; Puluhan Komunitas dan Lembaga,Deklarasi di Depan Perwakilan DPRD Kabupaten Kediri, Sabtu (19/08/2023). Perbesar

Keterangan foto; Puluhan Komunitas dan Lembaga,Deklarasi di Depan Perwakilan DPRD Kabupaten Kediri, Sabtu (19/08/2023).

Teropongistana.com Kediri-Puluhan lembaga dan komunitas mendeklarasikan sikap “Kembali Ke Jatidiri Bangsa Indonesia Manungalnya Keimanan Dan Kemanusiaan, Manunggalya Kesadaran Berbangsa dan Kesadaran Bernegara” di depan perwakilan pemerintah Kabupaten Kediri, perwakilan DPRD dan para pejuang Veteran.

Deklarasi ini dilakukan di rumah masa kecil Presiden Soekarno Ds. Pojok Kec. Wates Kabupaten Kediri dipenghujung prosesi upacara pengibaran bendera sang merah putih dalam rangka mensyukuri Hari Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesian pada 18 Agustus 2023.

“Sungguh ajaib, jujur kami tidak menyangka buanyak sekali yang maju kedepan ikut Deklarasi. Ini tentu atas Berkat Rohmat Allah dan alam semerta mendukung,” aku Kushartono Ketua Harian Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno. Sabtu, 19 Agustus 2023.

Inti dari Deklarasi Kembali Ke Jatidiri Bangsa Indonesia ini adalah penguatan keyakinan dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bersyukur atas nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Deklarasi ini untuk menguatkan keyakinan agar kita terus berpegang teguh pada jati diri bangsa. “Yaitu manungalnya keimanan dan kemanusiaan, manunggalya kesadaran berbangsa dan kesadaran bernegara,” tambah Juwaini pembaca teks deklarasi.

Sebagai bangsa dan negara yang berPancasila keimanan dan kemanusiaan ini harus terus dikukuhkan, kesadaran berbangsa dan kesadaran bernegara harus terus ditumbuhkan. Agar bangsa dan negara kuat dalam menghadapi segala tantangan zaman

“Jati diri bangsa Indonesia ini adalah pondasi dan kunci untuk menghadapi era globalisasi, digitalisasi, modernisasi dan era apapun. Agar anak-anak bangsa Indonesia tetap maju, kreatif, modern tetapi tetap berkarakter Indonesia. Untuk itulah jatidiri bangsa ini perlu kita deklarasikan sebagai ungkap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa agar jatidiri bangsa ini terus kuat dan lestari,” papar anggota Dewan Kesenian Kabupaten Kediri ini.

Jajaran pemerintah Kabupaten Kediri, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kediri, para veteran, generasi muda, anak-anak sekolah dan masyarakat turut menjadi saksi deklarasi ini.

“Hadir menjadi saksi pada mendeklarasikan Kembali Ke Jatidiri Bangsa Indonesia Manungalnya Keimanan dan Kemanusiaan, Manunggalya Kesadaran Berbangsa dan Kesadaran Bernegara ada staf Ahli Bupati Kediri yang hadir mewakili Bupati Mas Bup, Ketua DPRD, Bekesbangpol dan para veteran Kebupaten Kediri,” aku Lukti Sudiarto Sekretaris panitia.

Upacara pengibaran bendera sang merah putih dalam rangka mensyukuri Hari Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia di Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri berlangsung meriah, diawali dengan pagelaran tari kolosal, teater, santunan anak yatim, tali asih para veteran, kemudian dilanjutkan dengan ujuban dan selamatan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Kushartono/Red)

Baca Lainnya

Respons PROJO: Kemenangan Jokowi Milik Rakyat, Bukan Klaim Individu

19 April 2026 - 17:52 WIB

Respons Projo: Kemenangan Jokowi Milik Rakyat, Bukan Klaim Individu

Gagasan Unik Hinca: Ruang Pemeriksaan Wajib Sejuk dan Indah

19 April 2026 - 15:53 WIB

Gagasan Unik Hinca: Ruang Pemeriksaan Wajib Sejuk Dan Indah

Akhrom Saleh Dukung Kenaikan BBM Non-Subsidi, Langkah Tepat Selamatkan APBN

19 April 2026 - 14:57 WIB

Akhrom Saleh Dukung Kenaikan Bbm Non-Subsidi, Langkah Tepat Selamatkan Apbn
Trending di Headline