Menu

Mode Gelap
Projo Banten Dukung Larangan Financial Engineering: Obat Pahit untuk Sembuhkan BUMN Norma Kabur, Gaji Hancur: Dosen Minta Negara Hadir Lewat Mahkamah Konstitusi Seminggu Usai Bertemu Jokowi, Budi Arie Kini Bersilaturahmi dengan Gibran Unggul di Texas hingga Arizona, Partai Republik Diprediksi Pepet Demokrat di Legislatif Pemkab Sorong Memiliki Tanggung Jawab Atas Kasus Dugaan Korupsi 54 Miliar PHK Massal PT CWII Sragen Jadi Potret Rapuhnya Sistem Kerja Fleksibel

Daerah

Seniman dan Kiyai Muda Ungkap Pentingnya Perda Pemajuan Kebudayaan


					Keterangan foto : Seniman dan Pimpinan Pondok Pesantren An Nawawi Ahmad Syauqi mengatakan bahwa budaya dan hukum saling melengkapi, Jumat (25/8/2023) Perbesar

Keterangan foto : Seniman dan Pimpinan Pondok Pesantren An Nawawi Ahmad Syauqi mengatakan bahwa budaya dan hukum saling melengkapi, Jumat (25/8/2023)

Teropongistana.com SERANG – Seniman dan Pimpinan Pondok Pesantren An Nawawi Ahmad Syauqi mengatakan bahwa budaya dan hukum saling melengkapi.

Menurutnya, budaya merupakan fondasi yang menjadi dasar bagi hukum, sedangkan hukum berfungsi untuk menjaga dan melindungi budaya.

“Budaya ini kan menjadi sesuatu yang melahirkan hukum, menjaga tatanan budaya ini adalah dua hal yang tidak bisa terlepas satu sama lain,” katanya pada acara Panggung Budaya di Kantor SultanTV, Jumat (25/8). Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Intelijen Kejati Muttaqien Harahap, Satgasus POLRI Yudi Purnomo, Pendiri Sultantv Abahroji, kelompok seniman, pelaku budaya, ketua peguron, pekerja kreatif dan konten kreator yang ada di Banten.

Lelaki yang sering disapa Gus Sauqi menambahkan, budaya merupakan hasil dari proses panjang yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Budaya mengandung nilai-nilai luhur yang dapat menjadi pedoman hidup kita.

Sementara, disisilain hukum berfungsi untuk menjaga dan melindungi budaya dari berbagai ancaman.

Lanjutnya, budaya membangun tradisi, sementara tradisi yang dibangun akan menjaga kestabilan tatanan sosial pada akhirnya.

“Dengan budaya itu terbangun tradisi, dibangun untuk menjaga kestabilan tatanan sosial.”

Ia juga mengatakan seharusnya budaya dan hukum berjalan seiringan. Budaya yang baik akan melahirkan hukum yang baik, dan hukum yang baik akan melindungi budaya yang baik.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga dan melestarikan budaya kita, serta untuk mendukung penegakan hukum yang adil dan transparan.

“Memang harus sama-sama kita jaga acara ini ya, terus disosialisasi, untuk kita sama-sama menyadari, sama-sama mendukung, bersama-sama kita seperti tadi disampaikan bahwa dari Kejaksaan sendiri juga semangat untuk bagaimana budaya ini terjaga dari dan oleh segala hukum,” ujarnya.

Syauqi berharap bahwa acara ini dapat menjadi momentum untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya.

Ia juga berharap bahwa acara ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan para pelaku budaya dalam menjaga dan melestarikan budaya Banten.

Baca Lainnya

Kejari HST Geledah 4 Lokasi, Buru Bukti Korupsi Alkes Dinkes

7 Mei 2026 - 05:43 WIB

Kejari Hst Geledah 4 Lokasi, Buru Bukti Korupsi Alkes Dinkes

Hilang Ditelan Bumi, Tiga Tersangka ASN Sorong Pasca Bebas dari Tahanan

6 Mei 2026 - 10:40 WIB

Hilang Ditelan Bumi, Tiga Tersangka Asn Sorong Pasca Bebas Dari Tahanan

GAMMA Bongkar Setoran dan Kartel Proyek di Bina Marga Banten

6 Mei 2026 - 01:29 WIB

Gamma Bongkar Setoran Dan Kartel Proyek Di Bina Marga Banten
Trending di Daerah