Teropongistana.com Pandeglang – Semangat membangun kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan dari tingkat desa terus digeber pemerintah melalui program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pada Sabtu (16/5/2026), bertempat di lokasi KDKMP Kertasana, Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, digelar acara Launching 1.061 Titik KDKMP yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara daring melalui sambungan video conference.
Kegiatan penting yang berlangsung mulai pukul 11.25 WIB hingga 12.40 WIB ini dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari berbagai elemen strategis daerah. Kehadiran unsur TNI diwakili langsung oleh Komandan Kodim 0601/Pandeglang, Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga, S.I.P., yang bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan di lokasi.
Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini, Sekda Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat, Asda I Doni Hermawan, Kepala Dinas DKUPP Bunbun, Kepala DPMPD Muslim Taufik, Ketua APDESI Cecep Muhidin, serta unsur Muspika Kecamatan Pagelaran, para Danramil, staf Kodim, dan para pendamping koperasi.
Rangkaian acara berjalan khidmat, dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, dilanjutkan laporan Menteri Koordinator Bidang Pangan, hingga sambutan Presiden RI dan penekanan tombol sirine sebagai tanda dimulainya operasional koperasi secara serentak.
Dalam laporannya, Menko Pangan RI, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa kehadiran KDKMP bukan sekadar pembangunan fisik bangunan, melainkan instrumen strategis pengendalian ekonomi rakyat yang berlandaskan amanat UUD 1945 demi mewujudkan kesejahteraan yang merata.
Ia melaporkan bahwa hingga akhir tahun 2025, Indonesia berhasil mencatatkan surplus produksi beras, sebuah bukti nyata kesiapan bangsa dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dari target besar pembangunan 30 ribu unit koperasi desa, saat ini telah terbangun 9.294 unit dan 1.061 di antaranya resmi siap beroperasi, didukung oleh puluhan ribu tenaga pendamping yang telah disiapkan.
“Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat, khususnya para Babinsa yang turun langsung ke tengah masyarakat mendampingi proses ini agar berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Zulkifli Hasan.
Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menilai peresmian 1.061 titik KDKMP ini sebagai tonggak sejarah baru bagi perekonomian bangsa. Keberhasilan membangun ribuan koperasi dalam waktu singkat membuktikan bahwa bangsa Indonesia memiliki kemampuan bekerja cepat, terarah, dan menghasilkan karya nyata.
“Pangan adalah persoalan hidup mati suatu bangsa. Oleh karena itu, Koperasi Desa Merah Putih ini harus menjadi solusi riil bagi para petani dan warga, mulai dari ketersediaan pupuk, akses permodalan, hingga penyerapan hasil panen,” tegas Presiden.
Lebih jauh, Presiden mengamanatkan agar program ini bergerak menuju hilirisasi dan industrialisasi berbasis koperasi. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menaikkan nilai ekonomi desa agar tumbuh mandiri dan berkelanjutan.
“Buang jauh mentalitas lemah dan merasa kalah. Indonesia bangsa besar yang harus berdiri di atas kaki sendiri. KDKMP ini akan menjadi kebanggaan kita semua dan fondasi kokoh ekonomi rakyat di masa depan,” tandasnya.
Merespons arahan tersebut, Dandim 0601/Pandeglang, Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga, menegaskan komitmen penuh jajarannya. Pihaknya siap menjadi garda terdepan pendampingan bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah binaan demi keberhasilan program penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan ini.
Acara launching berlangsung aman, tertib, dan dipenuhi antusiasme tinggi seluruh peserta. Momen ini menjadi bukti nyata sinergi negara dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri, memperkuat ekonomi akar rumput, serta mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.









