Menu

Mode Gelap
Lurah Muara Ciujung Barat Dukung Perbaikan Jalan dan Drainase Kaum Lebak Forkopimda Kota Serang Perkuat Sinergi Jelang Agenda Januari 2026 Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi Oknum Kuasa Hukum Diduga Ambil Dompet Petugas Security di PN Rangkasbitung KPK Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat

News

Bara API Minta Pelaku Pemasang Spanduk Andika Berlogo Paru Arit Ditangkap


					Bara API Minta Pelaku Pemasang Spanduk Andika Berlogo Paru Arit Ditangkap Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia (Bara API) mendesak Polda Metro Jaya segera menangkap pelaku yang memasang spanduk bergambar foto Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa dengan simbol ‘Palu Arit’.

Menurut Ketua Umum Pimpinan Nasional Bara API, Adi Kurniawan selain provokatif, spanduk tersebut berisi ujaran kebencian.

“Kami meminta kepada kepolisian segera menangkap pelaku pemasangan spanduk tersebut lantaran bersifat provokatif dan berisi ujaran kebencian,” ujar Adi Kurniawan lewat keterangan tertulis, Senin (04/03/22).

Ketua Umum BaraNusa ini mengatakan baik polisi maupun TNI harus menindak tegas pelaku tersebut demi kesejukan.

“Kami khawatir jika tidak ditindak tegas mereka semakin menjadi-jadi. Sudah cukup jangan sampai melebar,” kata Adi.

Sebelumnya, Spanduk bergambar Panglima TNI Andika Perkasa dan berisi desakan pencopotan ‘Panglima PKI’ bertebaran di Jakarta. Aparat gabungan dilaporkan telah mencopot spanduk-spanduk itu.

Baca juga : Bara API Banten Deklarasi Dukung Andika Presiden 2024

Di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, spanduk bertuliskan ‘Pecat Panglima PKI atau Dimakzulkan’. Spanduk itu berwarna merah dengan latar wajah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

“Ada hari kemarin, satu (yang dicopot). Dari koramil, kita (Satpol PP) mendampingi,” kata Kasatpol PP Kecamatan Menteng, Hendra.

Hendra mengaku tidak mengetahui alasan pencopotan spanduk. Ia hanya mengatakan, selain di Menteng, ada juga spanduk di wilayah lain yang dicopot.

“Alasan saya kurang paham karena masalah pencopotan itu yang nyopot babinsa dari TNI,” katanya.

Spanduk terkait Panglima TNI juga dicopot di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal itu dibenarkan oleh Camat Tanah Abang Dicky Suherlan. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci tulisan spanduk yang dicopot.

“Itu TNI yang nyopot,” kata Dicky. (Red)

Baca Lainnya

Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

12 Januari 2026 - 17:25 WIB

Smelter Harita Group Di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

KPK Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

12 Januari 2026 - 12:58 WIB

Kpk Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi Viii: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

11 Januari 2026 - 10:13 WIB

Matahukum : Data Di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah Kpk Terkait Kasus Tambang
Trending di Nasional