Menu

Mode Gelap
Dipimpin Presiden Secara Virtual, Polresta Tangerang Tambah Garda Depan Ketahanan Pangan Lewat SPPG KAI Properti Buka Lowongan Kerja Petugas Penjaga Pintu Perlintasan, Simak Syaratnya Modus Tarik Paksa Kendaraan, 5 Debt Collector Jadi Tersangka Polda Babel MataHukum Curiga Aset Asabri Diambil Lewat Penegakan Hukum Sikap Ombudsman Jakarta Raya: Pemberantasan Begal Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Langkah Tepat Penuhi Hak Publik Dandim Pandeglang Dukung Penuh Operasional Koperasi Desa Merah Putih Guna Wujudkan Desa Mandiri

News

Bara API Minta Pelaku Pemasang Spanduk Andika Berlogo Paru Arit Ditangkap


					Bara API Minta Pelaku Pemasang Spanduk Andika Berlogo Paru Arit Ditangkap Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia (Bara API) mendesak Polda Metro Jaya segera menangkap pelaku yang memasang spanduk bergambar foto Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa dengan simbol ‘Palu Arit’.

Menurut Ketua Umum Pimpinan Nasional Bara API, Adi Kurniawan selain provokatif, spanduk tersebut berisi ujaran kebencian.

“Kami meminta kepada kepolisian segera menangkap pelaku pemasangan spanduk tersebut lantaran bersifat provokatif dan berisi ujaran kebencian,” ujar Adi Kurniawan lewat keterangan tertulis, Senin (04/03/22).

Ketua Umum BaraNusa ini mengatakan baik polisi maupun TNI harus menindak tegas pelaku tersebut demi kesejukan.

“Kami khawatir jika tidak ditindak tegas mereka semakin menjadi-jadi. Sudah cukup jangan sampai melebar,” kata Adi.

Sebelumnya, Spanduk bergambar Panglima TNI Andika Perkasa dan berisi desakan pencopotan ‘Panglima PKI’ bertebaran di Jakarta. Aparat gabungan dilaporkan telah mencopot spanduk-spanduk itu.

Baca juga : Bara API Banten Deklarasi Dukung Andika Presiden 2024

Di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, spanduk bertuliskan ‘Pecat Panglima PKI atau Dimakzulkan’. Spanduk itu berwarna merah dengan latar wajah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

“Ada hari kemarin, satu (yang dicopot). Dari koramil, kita (Satpol PP) mendampingi,” kata Kasatpol PP Kecamatan Menteng, Hendra.

Hendra mengaku tidak mengetahui alasan pencopotan spanduk. Ia hanya mengatakan, selain di Menteng, ada juga spanduk di wilayah lain yang dicopot.

“Alasan saya kurang paham karena masalah pencopotan itu yang nyopot babinsa dari TNI,” katanya.

Spanduk terkait Panglima TNI juga dicopot di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal itu dibenarkan oleh Camat Tanah Abang Dicky Suherlan. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci tulisan spanduk yang dicopot.

“Itu TNI yang nyopot,” kata Dicky. (Red)

Baca Lainnya

MataHukum Curiga Aset Asabri Diambil Lewat Penegakan Hukum

16 Mei 2026 - 19:23 WIB

Matahukum Curiga Aset Asabri Diambil Lewat Penegakan Hukum

Sikap Ombudsman Jakarta Raya: Pemberantasan Begal Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Langkah Tepat Penuhi Hak Publik

16 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ombudsman Ri Perwakilan Jakarta Raya Melalui Kepala Perwakilannya Dedy Irsan

Dede Yusuf: Nasib Pemindahan IKN Sepenuhnya di Tangan Prabowo

16 Mei 2026 - 18:18 WIB

Dede Yusuf: Nasib Pemindahan Ikn Sepenuhnya Di Tangan Prabowo
Trending di Nasional