Menu

Mode Gelap
Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU Dana Haji Khusus Tertahan, Komisi VIII: Jangan Sampai Rugikan Jamaah Kasus Dugaan SARA Mandek, Fam Fuk Tjhong Desak Kapolres Lebak Bertindak PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung HAB ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

Redaksi badge-checkPenulis

Total Artikel 477

Badan Pemulihan Aset Berhasil Lelang Tanah Milik Benny Tjokrosaputro Terkait Perkara Jiwasraya

27 Mei 2025 - 10:00 WIB

Badan Pemulihan Aset Berhasil Lelang Tanah Milik Benny Tjokrosaputro Terkait Perkara Jiwasraya

Tambang Emas Ilegal Resahkan Warga, Kapolsek Siabu Diduga Bungkam dan Blokir Wartawan

26 Mei 2025 - 14:42 WIB

Tambang Emas Ilegal Resahkan Warga, Kapolsek Siabu Diduga Bungkam Dan Blokir Wartawan

Gerak 08 Banten: Minimnya Orang Prabowo di Pemerintahan Hambat Realisasi Program Presiden

26 Mei 2025 - 11:06 WIB

Gerak 08 Banten: Minimnya Orang Prabowo Di Pemerintahan Hambat Realisasi Program Presiden

Penaburan 20.000 Benih Ikan di Kali Cibalok: Langkah Awal Menuju Target 100.000 Ekor

26 Mei 2025 - 07:11 WIB

Penaburan 20.000 Benih Ikan Di Kali Cibalok: Langkah Awal Menuju Target 100.000 Ekor

Bahlil Lahadalia Dianggap Membahayakan Kabinet, Disebut Calon Kuat Menteri Pertama yang Direshuffle

25 Mei 2025 - 18:23 WIB

Jakarta – Isu Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo Subianto Dan Gibran Rakabuming Raka Kembali Mengemuka. Sejumlah Menteri Dikritik Atas Kinerja Dan Komunikasi Yang Dinilai Tidak Memadai, Termasuk Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (Esdm), Bahlil Lahadalia, Yang Disebut-Sebut Menjadi Kandidat Kuat Untuk Digeser Pertama Kali Dari Kabinet Merah Putih, 25 Mei 202. Pengamat Politik Rocky Gerung Menjadi Salah Satu Pihak Yang Paling Vokal Mendesak Reshuffle. Dalam Forum Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998 Di Jakarta, Rabu (21/5), Rocky Menilai Banyak Menteri Dalam Kabinet Saat Ini Lebih Mementingkan Kepentingan Politik Dan Ekonomi Pribadi Dibandingkan Kinerja Profesional. “Harus Ada Reshuffle. Lumpuhkan Kabinet, Isi Dengan Energi Baru,” Ujar Rocky. Ia Menyebut Menteri-Menteri Yang Kecewa Karena Tak Lagi Leluasa Mengakses Apbn Sebagai Hambatan Bagi Reformasi Birokrasi. “Mereka Tidak Akan Mengundurkan Diri Karena Kepentingan Mereka Terlalu Besar. Ini Momentum Presiden Untuk Memulai Era Baru,” Tambahnya. Bahlil Bungkam Soal Reshuffle, Bela Jokowi Menanggapi Pernyataan Rocky, Bahlil Lahadalia Memilih Untuk Tidak Banyak Berkomentar. Ia Menyatakan Bahwa Urusan Reshuffle Merupakan Hak Prerogatif Presiden Prabowo. Namun Di Kesempatan Lain, Bahlil Justru Tampil Membela Presiden Joko Widodo Dalam Isu Tudingan Ijazah Palsu Yang Kembali Mencuat. &Quot;Menurut Saya Ini Sudah Keterlaluan. Seolah-Olah Tidak Ada Isu Lain. Saya Tidak Percaya Sama Sekali Dengan Tuduhan Itu,” Tegas Bahlil Di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (23/5). Manuver Politik Bahlil Tuai Sorotan Kritik Terhadap Bahlil Tidak Hanya Datang Dari Luar Pemerintahan. Seorang Kader Muda Partai Golkar Mengungkap Bahwa Bahlil—Yang Kini Menjabat Ketua Umum Golkar—Sedang Mengonsolidasikan Penuh Struktur Partai Di Tingkat Provinsi. Semua Penunjukan Ketua Dpd Di Daerah Disebut Harus Melalui Persetujuan Langsung Dari Bahlil. Menurut Sumber Itu, Bahlil Juga Membuka Jalan Politik Untuk Gibran Maju Sebagai Calon Presiden 2029. Operasi Politik Ini Diduga Diarahkan Oleh “Raja Jawa,” Istilah Yang Merujuk Pada Mantan Presiden Joko Widodo, Yang Juga Disebut Sebagai Mentor Politik Bahlil. &Quot;Bahlil Dikenal Pintar Melakukan Manuver Politik. Dia Sering Bertindak Di Luar Komando Presiden Prabowo. Patut Diwaspadai Karena Loyalitasnya Lebih Ke Jokowi, Yang Membesarkannya Secara Politik,” Ujar Sumber Tersebut. Potensi Konflik Internal Kabinet Kedekatan Bahlil Dengan Jokowi Serta Manuver Politiknya Yang Agresif Memunculkan Kekhawatiran Soal Potensi Konflik Kepentingan Di Tubuh Pemerintahan. Jika Reshuffle Dilakukan Dalam Waktu Dekat, Pengamat Memprediksi Bahlil Menjadi Salah Satu Nama Pertama Yang Akan Digeser Demi Menjaga Soliditas Dan Kontrol Penuh Presiden Prabowo Terhadap Kabinetnya.

Direktur PT Media Bisnis KBB: Aep Saepudin Sutarlan, Pengusaha Perintis Harus Optimis

25 Mei 2025 - 17:48 WIB

Direktur Pt Media Bisnis Kbb: Aep Saepudin Sutarlan, Pengusaha Perintis Harus Optimis

Muchsin Pakaya Dilantik Sebagai Ketua LASQI NJ Sulteng

24 Mei 2025 - 08:00 WIB

Muchsin Pakaya Dilantik Sebagai Ketua Lasqi Nj Sulteng

Foto Presiden Lama Masih Terpajang di Polsek Siabu, Pengamat Pertahanan Soroti Pentingnya Sinergi Polri dan Pemerintah Baru

23 Mei 2025 - 09:15 WIB

Foto Presiden Lama Masih Terpajang Di Polsek Siabu, Pengamat Pertahanan Soroti Pentingnya Sinergi Polri Dan Pemerintah Baru

Kasad: Lulusan Seskoad Harus Jadi Pemimpin TNI AD yang Tangguh dan Visioner

22 Mei 2025 - 19:37 WIB

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Tni Maruli Simanjuntak, M.sc., Menegaskan Bahwa Lulusan Seskoad Dituntut Untuk Mampu Menjalankan Peran Strategis Sebagai Pemimpin Tni Ad Di Masa Depan, Dengan Kompetensi Unggul Dan Kemampuan Berpikir Analitis Yang Kuat. Hal Itu Disampaikan Kasad Saat Menutup Pendidikan Reguler (Dikreg) Lxv Sekolah Staf Dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Di Aula Prof. Dr. Satrio, Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/5/2025). Kasad Juga Menyampaikan Apresiasi Dan Penghargaan Kepada Seluruh Perwira Siswa (Pasis) Yang Telah Menyelesaikan Pendidikan Dengan Baik. “Orang Yang Banyak Berada Di Lapangan, Dia Akan Selalu Berfikir Kreatif, Dan Peluang-Peluang Di Lapangan Harus Dicari Sendiri, Kita Harus Berkreasi Sendiri, Harus Berusaha Memecahkan Persoalan Di Lapangan Sendiri, Itulah Yang Akan Membuat Anda Nantinya Menjadi Matang, Dan Jadi Pemimpin Atau Menjadi Manager Yang Andal,” Tegas Kasad. Menurut Kasad, Seskoad Merupakan Kawah Candradimuka Yang Mencetak Calon-Calon Pemimpin Tni Ad Yang Profesional, Tangguh, Dan Adaptif Terhadap Dinamika Perubahan Lingkungan Strategis. Oleh Karena Itu, Tni Ad Akan Terus Mengevaluasi Kualitas Pendidikan Agar Semakin Efektif Dan Relevan Dengan Tantangan Tugas Ke Depan. Pendidikan Ini Diikuti Oleh 270 Pasis, Terdiri Dari 237 Pasis Tni Ad, 4 Pasis Tni Al, 4 Pasis Tni Au, 14 Pasis Polri, Serta 11 Pasis Dari Negara Sahabat Seperti Singapura, Arab Saudi, Filipina, Pakistan, Vietnam, Thailand, Malaysia, Timor Leste, Australia, Dan Amerika Serikat. Para Pasis Tersebut Dibekali Dengan Berbagai Materi Strategis Dan Operasional Yang Mencakup Manajemen Pertahanan, Kepemimpinan Militer, Serta Studi-Studi Strategis Yang Berorientasi Pada Pertahanan Negara. Kasad Juga Berpesan Agar Seluruh Lulusan Seskoad Terus Menjaga Integritas Dan Loyalitas, Serta Aktif Mengembangkan Diri Sebagai Prajurit Profesional Di Era Modernisasi Tni. Mereka Diharapkan Menjadi Pemimpin Berkarakter, Visioner, Dan Mampu Menjadi Katalisator Perubahan Serta Penggerak Modernisasi Tni Ad. “Berpegang Teguh Pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Dan Delapan Wajib Tni Sebagai Nilai-Nilai Integritas Akan Menjaga Kepercayaan Rakyat Serta Mendorong Kontribusi Nyata Bagi Kemajuan Tni Ad Dan Bangsa Indonesia,” Ujar Kasad. Dalam Acara Penutupan Dikreg Lxv Seskoad, Kasad Juga Memberikan Penghargaan Kepada Para Pasis Berprestasi. Mayor Czi Amito Surya Mutiara Terpilih Sebagai Pasis Dengan Prestasi Belajar Terbaik. Dari Polri, Prestasi Serupa Diraih Kompol Sang Ngurah Wirathama Satria Pathy, S.i.k, S.h., M.si., M.h., Sementara Mayor Chng Yikang Darius Dari Singapura Menjadi Yang Terbaik Dari Peserta Mancanegara. Penghargaan Juga Diberikan Kepada Tenaga Pendidik Terbaik, Yaitu Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman. Sementara Itu, Penulis Taskap Terbaik Dari Tni Ad Diraih Mayor Inf Bahtera Josua Sidabutar, S.i.p., Dari Polri Diraih Kompol Adrian Risky Lubis, S.i.k., Dan Dari Mancanegara Diraih Oleh Mayor Li Yiming Dari Singapura. 

Kajati NTT Tegaskan Penanganan Profesional Kasus Perlindungan Anak, Komisi III Desak Hukuman Berat Bagi Pelaku

22 Mei 2025 - 18:22 WIB

Kajati Ntt Tegaskan Penanganan Profesional Kasus Perlindungan Anak, Komisi Iii Desak Hukuman Berat Bagi Pelaku

Bahlil Dinilai Beban Berat, AMPGI Mohamad Desak Presiden Prabowo Segera Lakukan Reshuffle Kabinet

22 Mei 2025 - 04:07 WIB

Jakarta — Aliansi Muda Garuda Indonesia (Ampgi) Mohamad Menyatakan Bahwa Presiden Prabowo Subianto Sudah Saatnya Mengambil Langkah Tegas Dengan Melakukan Reshuffle Kabinet. Menurut Mereka, Sejumlah Menteri Di Kabinet Saat Ini Justru Menjadi Penghambat Jalannya Pemerintahan Yang Efektif Dan Berintegritas. “Presiden Harus Berani Melepaskan Diri Dari Bayang-Bayang Pemerintahan Sebelumnya. Kabinet Saat Ini Perlu Dibersihkan Dari Tokoh-Tokoh Yang Lebih Sering Membuat Kegaduhan Ketimbang Bekerja Untuk Rakyat,” Tegas Perwakilan Ampgi Mohamad Dalam Pernyataan Resminya, Rabu (22/5). Ampgi Menyoroti Beberapa Nama Yang Dinilai Tidak Menunjukkan Kinerja Optimal Dan Justru Lebih Menonjolkan Kepentingan Pribadi. Salah Satu Yang Menjadi Sorotan Adalah Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia. “Bahlil Kerap Menciptakan Panggung Untuk Dirinya Sendiri, Terkesan Lebih Sibuk Membangun Citra Pribadi Ketimbang Fokus Menjalankan Tugas Negara. Ini Menjadi Beban Bagi Presiden Prabowo,” Lanjutnya. Ampgi Juga Menyatakan Bahwa Reshuffle Bukan Hanya Menjadi Kebutuhan Politik, Tetapi Juga Menjadi Sinyal Penting Bahwa Presiden Prabowo Adalah Pemimpin Yang Mandiri Dan Bukan Sekadar Penerus Kebijakan Pemerintahan Sebelumnya. “Kami Mendesak Agar Menteri-Menteri Yang Terlalu Lekat Dengan Kepentingan Masa Lalu Segera Digantikan Oleh Profesional Yang Kompeten Dan Paham Terhadap Tugas Pokoknya. Jangan Sampai Publik Menganggap Presiden Prabowo Hanya Sekadar Simbol Atau ‘Boneka Politik’,” Pungkasnya.

Kritik Ace Hasan Soal Pendidikan Militer untuk Anak, Aktivis AMPGI: Lihat Dulu Prestasi di Banten!

21 Mei 2025 - 14:43 WIB

Jakarta — Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, Mendapat Sorotan Tajam Usai Mengkritik Dedi Mulyadi Terkait Wacana Pendidikan Militer Untuk Anak-Anak. Kritik Tersebut Dinilai Tidak Tepat Oleh Sejumlah Pihak, Termasuk Dari Kalangan Aktivis Lingkungan Yang Tergabung Dalam Aliansi Muda Garuda Indonesia (Ampgi), 21 Mei 2025. Aktivis Ampgi, Edo, Menilai Bahwa Dedi Mulyadi Merupakan Sosok Berprestasi Yang Telah Banyak Berkontribusi Bagi Masyarakat Jawa Barat. “Dedi Mulyadi Itu Putra Asli Jawa Barat, Rekam Jejaknya Jelas — Dari Bupati Purwakarta, Dpr Ri, Dan Sekarang Menuju Ke Posisi Gubernur. Sudah Banyak Yang Ia Bangun Untuk Rakyat,” Ujar Edo. Sebaliknya, Edo Mempertanyakan Capaian Ace Hasan Di Daerah Asalnya, Banten. Menurutnya, Ace Belum Menunjukkan Kontribusi Nyata Selama Ini. “Ace Mana Prestasinya Di Banten? Sudah Bangun Apa? Jangan Cuma Mengkritik, Tapi Lihat Dulu Kontribusi Sendiri,” Tambahnya. Pernyataan Edo Mewakili Kegelisahan Sejumlah Elemen Muda Yang Menilai Kritik Antar Tokoh Sebaiknya Dibarengi Dengan Rekam Jejak Dan Kontribusi Nyata, Bukan Sekadar Pernyataan Politik.

Isu Reshuffle: Bahlil Lahadalia Dinilai Jadi Beban Berat Presiden Prabowo, Bersama Dua Menteri Lain

21 Mei 2025 - 13:46 WIB

Isu Reshuffle: Bahlil Lahadalia Dinilai Jadi Beban Berat Presiden Prabowo, Bersama Dua Menteri Lain