Menu

Mode Gelap
Peredaran Vape Narkoba Terbongkar di Batam, Ratusan Liquid Etomidate Disita BNN Korcam BGN Curugbitung Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala SPPG, Picu Sorotan Tata Kelola Program MBG SPPG Cijoro Lebak 4 Diduga Distribusikan MBG Tidak Sesuai Standar Anggaran Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran Ajak Jaga Optimisme Program Pemerintah Copot dan Periksa Dirjen Planologi, MataHukum: Bersihkan Mafia Hutan GAMMA: PUPR Lebak Lemah Awasi Proyek Jalan Senilai Rp10,6 Miliar

Hukum

Warga Minta Transparansi, Proyek Jalan Rabat Beton di Tapian Nauli Diduga Bermasalah


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Tapanuli Selatan – Warga Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mengeluhkan kualitas pembangunan jalan rabat beton yang bersumber dari Anggaran Dana Kelurahan (ADK) Tahun Anggaran 2025.

Proyek tersebut dibangun di jalan menuju Lingkungan Dolok Tapalan RT. Namun, warga menilai hasil pekerjaan tidak sesuai dengan harapan.

“Kami berterima kasih atas bantuan pemerintah pusat maupun daerah, tetapi kami mempertanyakan apakah pembangunan ini sesuai spesifikasi. Pinggir jalan terlihat baik, tapi bagian tengahnya tipis dan sudah retak-retak,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat meminta agar pemerintah segera menindaklanjuti dan memproses pihak kontraktor atau perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut. Pasalnya, hingga kini warga mengaku belum mengetahui siapa pemborong maupun PT pelaksana proyek karena tidak pernah disampaikan secara terbuka.

Warga juga mengungkapkan, sejak awal mereka tidak dilibatkan dalam rapat perencanaan di kantor lurah. Hal ini menimbulkan kekecewaan karena mutu jalan beton yang dihasilkan jauh dari yang diharapkan.

“Kalau dilihat kasat mata, pinggirnya pas, tapi bagian tengah tipis. Ini jelas merugikan masyarakat,” tambah warga.

Selain itu, masyarakat juga keberatan terhadap adanya oknum yang mengaku wartawan membawa anak-anak membuat video tanpa seizin orang tua. Mereka meminta aparat penegak hukum memproses oknum tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pusat segera turun tangan, melakukan investigasi, dan memanggil pejabat terkait untuk dimintai keterangan. Jika terbukti ada dugaan penyimpangan atau korupsi, masyarakat meminta aparat hukum bertindak tegas.

“Kami hanya ingin pembangunan yang baik, sesuai spesifikasi, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai bantuan pemerintah justru mengecewakan warga,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Peredaran Vape Narkoba Terbongkar di Batam, Ratusan Liquid Etomidate Disita BNN

16 Juni 2026 - 14:17 WIB

Peredaran Vape Narkoba Terbongkar Di Batam, Ratusan Liquid Etomidate Disita Bnn

Copot dan Periksa Dirjen Planologi, MataHukum: Bersihkan Mafia Hutan

15 Juni 2026 - 21:27 WIB

Copot Dan Periksa Dirjen Planologi, Matahukum: Bersihkan Mafia Hutan

Kejari Sorong Libatkan Ahli Kemendagri dalam Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Bupati Sorong Selatan

10 Juni 2026 - 21:36 WIB

Kejari Sorong Libatkan Ahli Kemendagri Dalam Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Bupati Sorong Selatan
Trending di Hukum