Menu

Mode Gelap
Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama KPK Dinilai Tak Lagi Relevan, IndexPolitica Dorong Penguatan Kejaksaan Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa

Nasional

Internal Golkar Soroti Dominasi Habiburokhman di Komisi III DPR RI


					Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com Jakarta — Suasana internal Partai Golkar kembali memanas setelah sejumlah kader di grup internal DPP memperbincangkan dominasi Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dalam berbagai rapat dan sidang komisi.

Dalam pesan yang beredar di kalangan internal partai, sejumlah kader mempertanyakan minimnya kontribusi anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) di Komisi III, yang dinilai tidak menunjukkan peran aktif dalam pembahasan isu-isu hukum di parlemen.

“Terlihat Komisi III seperti milik pribadi Habiburokhman. Orang-orang Golkar seperti tidak punya suara sebagai wakil rakyat,” ungkap salah satu pesan dalam diskusi internal tersebut.

Kekecewaan juga mencuat terkait ketidakhadiran perwakilan FPG dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama organisasi advokat pada 21 Juli 2025, yang membahas Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).

“Sudah saya siapkan beberapa rekan sejawat untuk ikut bertanya dan berdiskusi soal hukum dalam forum itu, tapi tidak ada yang hadir,” tulis seorang kader yang juga aktif dalam pengawasan legislasi, (22/7/2026).

Diskusi tersebut juga menyoroti berkurangnya peran dan kapasitas kader Golkar di bidang hukum sejak periode 2019 ke atas. “Dulu orang-orang hukum Golkar di DPR itu cerdas-cerdas dan enak diajak diskusi. Sekarang kontribusinya makin berkurang,” tambahnya.

Sementara itu, Habiburokhman sendiri dikenal sebagai salah satu anggota Komisi III yang aktif berbicara dalam rapat-rapat dengan mitra kerja. Namun, dominasi ini justru memunculkan persepsi bahwa peran anggota fraksi lain, termasuk dari Golkar, menjadi terpinggirkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Fraksi Partai Golkar maupun Komisi III DPR RI menanggapi perbincangan tersebut.

Baca Lainnya

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

16 April 2026 - 22:08 WIB

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI

16 April 2026 - 19:22 WIB

Naikkan Daya Saing, Cima Upayakan Kesejahteraan Pelaut Ri

Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari

16 April 2026 - 19:08 WIB

Ombudsman Tegaskan Pembatasan Bbm Subsidi Harus Pertimbangkan Mayoritas
Trending di Hukum