Menu

Mode Gelap
Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang Pengaruh Militer Meluas, Baranusa Minta Jaga Semangat Reformasi dan Supremasi Sipil Bahaya Limbah B3 Menumpuk di Jawilan, Air Sumur Warga Terancam Teracuni

Nasional

Glenny Kairupan Sebagai Dirut Garuda Langkah Tepat Presiden Prabowo


					Dokumentasi Glenny Kairupan diektur PT Garuda Indonesia tahun 2025 Perbesar

Dokumentasi Glenny Kairupan diektur PT Garuda Indonesia tahun 2025

JAKARTA,Teropongistana.com — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08) menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letnan Jenderal TNI (Purn.) (Hor.) Glenny H. Kairupan sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk merupakan langkah yang tepat dan strategis dalam memperkuat sektor penerbangan nasional.

Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Gerak 08, Paulus Victor Motuloh, mengatakan Glenny Kairupan memiliki rekam jejak yang solid baik di bidang pertahanan maupun aviasi.

“Presiden Prabowo sangat tepat memilih Letjen (Purn.) Glenny Kairupan sebagai Dirut Garuda. Beliau mantan penerbang dan memahami dunia aviasi secara mendalam. Kami yakin di bawah kepemimpinannya, Garuda akan kembali mengudara tinggi dan menjadi simbol kebanggaan bangsa,” ujar Paulus di Jakarta, Kamis (16/10).

Paulus juga menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban Glenny Kairupan, seraya berharap kepemimpinannya mampu membawa perubahan nyata bagi industri penerbangan nasional.

Menurutnya, Gerak 08 mendukung penuh langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat BUMN strategis, terutama Garuda Indonesia yang menjadi wajah negara di kancah internasional.

Penunjukan Glenny H. Kairupan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia resmi ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (15/10). Ia menggantikan Wamildan Tsani yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

Glenny Kairupan merupakan alumnus Akademi Militer tahun 1973, satu angkatan dengan Presiden Prabowo Subianto. Selama karier militernya, ia pernah menempati sejumlah jabatan strategis di TNI AD serta terlibat dalam berbagai operasi militer, termasuk di Timor Timur. Setelah pensiun, Glenny juga berkontribusi di dunia akademik sebagai dosen di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Pada 10 Agustus 2025, Glenny menerima kenaikan pangkat kehormatan menjadi Letnan Jenderal (Hor.) dari Presiden Prabowo atas dedikasinya menjaga kedaulatan negara.
Ketua Umum DPP Gerak 08, Revitriyoso Husodo, turut memberikan apresiasi dan dukungan atas keputusan tersebut.

“Atas nama seluruh pengurus DPP Gerak 08, kami mengucapkan selamat atas amanah baru kepada Letjen (Purn.) (Hor.) Glenny Kairupan. Kami percaya beliau akan mampu membawa Garuda menuju transformasi besar dan menjadi simbol kemajuan Indonesia,” tegas Revitriyoso.

Berikut susunan Dewan Direksi dan Komisaris PT Garuda Indonesia hasil RUPSLB 15 Oktober 2025:

Dewan Direksi:
Direktur Utama: Glenny H. Kairupan
Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
Direktur Teknik: Mukhtaris
Direktur Human Capital & Corporate Service: Eksitarino Irianto
Direktur Transformasi: Neil Raymond Nills

Dewan Komisaris:
Komisaris Utama/Independen: Fadjar Prasetyo
Komisaris: Chairal Tanjung
Komisaris: Frans Dicky Tamara
Komisaris Independen: Mawardi Yahya

Sementara itu, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut pergantian direksi merupakan bagian dari upaya menyehatkan Garuda secara menyeluruh, termasuk dari sisi finansial dan manajemen.

“Kami ingin memperkuat tim dengan komposisi yang lebih solid. Dua ekspatriat dengan latar belakang Singapore Airlines dan Qantas juga bergabung untuk memperkuat manajemen. Ini langkah serius, bukan setengah-setengah,” kata Rosan di Jakarta Selatan, Rabu (15/10).

Menurut Rosan, proses evaluasi dan analisis terhadap kinerja Garuda telah dilakukan selama hampir setahun, melibatkan para ahli penerbangan.

“Kita hanya memperkuat semua lini. Bukan soal siapa bagus atau tidak, tapi bagaimana menyusun kombinasi terbaik agar Garuda benar-benar pulih,” ujarnya.

Rosan menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan Garuda Indonesia kembali menjadi maskapai kebanggaan nasional yang sehat dan berdaya saing global.

Dyt

Baca Lainnya

Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan

1 Juni 2026 - 00:12 WIB

Baleg Dpr Ri,Komisi Viii,Arif Rahman,Dana Haji

Arus Balik Whoosh Meningkat, Penumpang Capai 20 Ribu

31 Mei 2026 - 21:31 WIB

Arus Balik Whoosh Meningkat, Penumpang Capai 20 Ribu

Rencana Alun-Alun Baru Kepanjen: Gerindra Wanti-wanti Masalah Lahan dan Anggaran

31 Mei 2026 - 20:40 WIB

Rencana Alun-Alun Baru Kepanjen: Gerindra Wanti-Wanti Masalah Lahan Dan Anggaran
Trending di Nasional