Menu

Mode Gelap
Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang Pengaruh Militer Meluas, Baranusa Minta Jaga Semangat Reformasi dan Supremasi Sipil Bahaya Limbah B3 Menumpuk di Jawilan, Air Sumur Warga Terancam Teracuni

Nasional

Delegasi PEMSEA asal Filipina Akan Ikuti Model Pengembangan Pesisir Kabupaten Tangerang


					Delegasi PEMSEA asal Filipina Akan Ikuti Model Pengembangan Pesisir Kabupaten Tangerang Perbesar

Teropongistana.com, TANGERANG – Delegasi PEMSEA Network of Local Governments (PNLG) Forum 2022 asal Filipina sangat mengapresiasi apa yang sudah dikembangkan Bupati Ahmed Zaki Iskandar di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk.

Menurut delegasi dari negara yang dekat dengan Sulawesi Utara itu, pengelolaan pengelolaan pesisir terpadu (ICM) di Desa Ketapang telah banyak memberikan perubahan. “Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Pemerintah Tangerang terhadap rehabilitasi lingkungan yang ada di sini,” kata, Luis A. Awitan yang mewakili Batangas, sebuah provinsi di Filipina, saat ditemui di Desa Ketapang, Jumat (28/10/2022).

Melalui program unggulan Gerakan Membangun Masyarakat Pantai (Gerbang Mapan) Desa Ketapang telah bertransformasi menjadi desa wisata bahari. Sejak 2019 di kawasan ini telah dilaksanakan pemberdayaan masyarakat, pembangunan pemukiman layak huni bagi nelayan dan warga sekitar, kawasan konservasi hutan mangrove, kawasan pembibitan dan budidaya udang vaname dan ikan, kawasan wisata.

Baca jugaDesa Ketapang Dari Kumuh Jadi Go International

Di kawasan ini juga program Gerbang Mapan mengerjakan pengembangan dan pelatihan bagi nelayan dan warga sekitar, juga pengembangan ekowisata dan ekonomi kreatif. Awitan berpandangan, Ketapang terwujud karena adanya kemauan Bupati Ahmed Zaki Iskandar. “Ada political will di sini,” ucapnya saat dengan senang hati berkeliling Ketapang Aquaculture.

Kemauan politik, lanjut Awitan, juga belum cukup. Bupati Zaki telah mempunyai visi yang jelas dalam mengembangkan wilayah pesisir. “Sebab, jika tidak ada visi pun tak ada gunanya. Jadi perlu juga adanya visi dan kepemimpinan,” katanya.

Apa yang dikembangkan di Desa Ketapang ini berbeda dengan yang dikerjakan pemerintah setempat di Betangas. Karena itu, Awitan akan mengambil pembelajaran yang bakal diimplementasikan dalam pengelolaan pesisir kampong halamannya. ”Akan kami tiru apa yang dilakukan oleh Bupati Zaki. Menarik,” ujarnya.

Luis A. Awitan adalah satu dari 86 orang delegasi luar negeri yang hadir pada forum internasional dengan tuan rumah Pemkab Tangerang, PNLG Forum 2022. Jaringan Pemerintah Daerah pada Kemitraan dalam Pengelolaan Lingkungan Pesisir di Asia Timur (PNLG) menyelenggarakan pertemuan berkala, dan bupati Ahmed Zaki Iskandar adalah wakil presiden PLNG. (4r).

Baca Lainnya

Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan

1 Juni 2026 - 00:12 WIB

Baleg Dpr Ri,Komisi Viii,Arif Rahman,Dana Haji

Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

1 Juni 2026 - 00:02 WIB

Andra Soni Jelang Debat Perdana Pilgub Banten: Dari Doa Keluarga, Orang Tua Dan Ulama

Pengaruh Militer Meluas, Baranusa Minta Jaga Semangat Reformasi dan Supremasi Sipil

31 Mei 2026 - 23:31 WIB

Pengaruh Militer Meluas, Baranusa Minta Jaga Semangat Reformasi Dan Supremasi Sipil
Trending di News