Menu

Mode Gelap
Satgas Sampah Kodim 0510 Serbu Tenger Batu Rajeg, Warga: Jalannya Kini Enak Dipandang Warga Resah, Kapolresta Tangerang Siap Tertibkan Warung Berkedok Hiburan Ketua Komisi III DPR Dukung Polri Berantas Jaringan Judi Online Internasional di Jakarta Barat Anggota Komisi XIII DPR Desak Bongkar Sindikat PMI Ilegal Usai Tragedi Kapal Tenggelam di Malaysia Indonesia Kembali Kirim Pasukan ke Lebanon, Dave Laksono Tekankan Keselamatan Prajurit Langkah Progresif: Kejari Kota Bekasi Kawal Hak dan Masa Depan Atlet Paralimpiade

News

Terkait Video Hoax Yang Viral, Begini Penjelasan Wakapolda Banten


					Terkait Video Hoax Yang Viral, Begini Penjelasan Wakapolda Banten Perbesar

 

 

Teropongistana.com,
Lebak, – Wakapolda Banten beri penjelasan terkait video hoax yang viral diduga terjadi di wilayah hukum Polda Banten tepatnya di Kabupaten Lebak yang dilaksanakan di Aula Sanika Satyawada Polres Lebak pada Sabtu (21/01).

Kegiatan ini dipimpin Wakapolda Banten Brigjen Pol M. Sabilul Alif didampingi Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto serta Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan.

Wakapolda Banten Brigjen Pol M. Sabilul Alif menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut.
“Kehadiran saya disini adalah untuk memberikan klarifikasi kepada media dan masyarakat adanya video yang ternyata kejadiannya tidak ada berhubungan dengan kejadian di Kabupaten Lebak maupun wilayah hukum Polda Banten, video tersebut sengaja viral dan diduga terjadi diwilayah hukum Lebak, namun setelah di cek video tersebut terjadi di luar negeri dan terdapat ucapan di Malaysia,” ucap Sabilul.

Dalam hal ini Sabilul menegaskan bahwa kejadian video viral tersebut bukan terjadi di Indonesia. “Pernyataan resmi Polda Banten, mewakili Kapolda Banten menyatakan bahwa kejadian video tersebut bukan diwilayah Indonesia dan terjadi di Malaysia,” tegas Sabilul.

Sabilul menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan adanya video tersebut. “Kami menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak mudah terprovokasi terkait adanya video yang sengaja dibuat untuk tujuan yang tidak baik, karena kejadian tersebut bukan terjadi diwilayah hukum Polda Banten khususnya di Polres Lebak namun terjadi di luar negeri,” himbau Sabilul.

Terakhir Sabilul berharap kepada masyarakat untuk mengecek terlebih dahulu berita sebelum membagikan kepada banyak pihak.

“Mari bijak bermedia sosial dan tentunya biasakan menyaring informasi sebelum kita share kepada orang lain,” tutup Sabilul. (Dj/DS)

Baca Lainnya

Sinyal GPS Pesawat Sering Terganggu, DPR Desak Investigasi Total AirNav dan Bandara

13 Mei 2026 - 22:23 WIB

Sinyal Gps Pesawat Sering Terganggu, Dpr Desak Investigasi Total Airnav Dan Bandara

DPR di Tengah Siswa: Adde Rosi Dorong SMAN 1 Pangarangan Jadi Pusat Prestasi ​

13 Mei 2026 - 05:51 WIB

Dpr Di Tengah Siswa: Adde Rosi Dorong Sman 1 Pangarangan Jadi Pusat Prestasi ​

Kritik Kasus Nadiem, MataHukum: Jangan Kriminalisasi Inovasi Kebijakan

12 Mei 2026 - 20:44 WIB

Kritik Kasus Nadiem, Matahukum: Jangan Kriminalisasi Inovasi Kebijakan
Trending di Nasional