Menu

Mode Gelap
Berkah Ramadan Menuju Hati Masyarakat Takalar 3 WNI Hilang Usai Kapal Tenggelam, DPR Dorong Klarifikasi Penyebab Bekasi-Karawang-Purwakarta Pers Silaturahmi, Hedot Hadirkan Karikatur Perkuat Sinergi Bela Negara, PPBN Hadiri Bukber di Badan Cadangan Nasional Kemhan Beberapa SPPG Lebak Disuspend, Matahukum Dorong Penutupan Total yang Bermasalah Mubarok Institute Menyikapi Dinamika Politik dalam Perspektif Geostrategi dan Geopolitik Indonesia

Politik

Isu Munaslub Golkar Menguat, Istana Diduga Restui Pergantian Ketua Umum


					Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com Jakarta — Wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar terus menguat. Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, sinyal dukungan dari Istana membuat proses Munaslub kian tak terbendung.

“Lebih cepat lebih baik, termasuk pencopotan dan pemakzulan Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar,” ujar Jerry, Kamis (31/7). Ia menilai kondisi partai akan lebih stabil jika Munaslub segera digelar.

Jerry menyebut adanya indikasi politik bahwa posisi Bahlil tengah terancam. Salah satunya adalah momen saat Menteri Investasi itu disebut tidak lagi mendapat respek dari Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Salah satu tanda-tandanya, Prabowo tak lagi menjabat tangan dengan Bahlil saat hendak ke luar negeri beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jerry menyatakan bahwa loyalitas Bahlil lebih kuat kepada Presiden Joko Widodo dibanding ke Prabowo. Ia juga menyinggung proses naiknya Bahlil ke pucuk pimpinan Golkar yang dinilainya tidak melalui mekanisme resmi.

“Bahlil naik bukan melalui Munas resmi. Harusnya Munas digelar Desember, tapi sebelum itu dia sudah ambil alih dari Airlangga Hartarto. Bahkan belum sempat duduk sebagai Ketua Harian atau pengurus pusat, hanya modal Bendahara DPD Papua,” katanya.

Menurut Jerry, restu dari para tokoh senior Golkar seperti Agung Laksono, Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, dan Akbar Tanjung akan menjadi kunci terlaksananya Munaslub dalam waktu dekat.

“Kalau tak diganti, Bahlil bisa jadi batu sandungan untuk 2029. Dia tetap loyal ke Jokowi, dan kemungkinan besar akan mendukung Gibran lewat PSI. Padahal Golkar seharusnya solid mendukung Prabowo dan kebijakannya,” tegasnya.

Jerry juga menilai kemampuan Bahlil dalam memimpin Golkar masih jauh di bawah para ketua umum sebelumnya.

“Dari 12 ketua umum Golkar sejak dulu, hanya Bahlil yang paling lemah. Banyak bikin blunder, gaduh, dan sering asal bunyi,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Mantan Kabais TNI Serukan Urgensi Pembentukan UU Bela Negara

6 Maret 2026 - 14:04 WIB

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Tni, Laksda Tni (Purn.) Soleman B. Ponto Menekankan Pentingnya Segera Membentuk Undang-Undang (Uu) Bela Negara Sebagai Landasan Hukum Yang Jelas Bagi Implementasi Nilai-Nilai Bela Negara Di Indonesia.

Ramadhan Jadi Momentum Silaturahmi, Demokrat Dukung Program Pemkab Tangerang dan Pemprov Banten

1 Maret 2026 - 20:49 WIB

Ramadhan Jadi Momentum Silaturahmi, Demokrat Dukung Program Pemkab Tangerang Dan Pemprov Banten

Bonnie: Aturan LPDP Sudah Baik, Masalah Ada di Individu

27 Februari 2026 - 12:25 WIB

Bonnie: Aturan Lpdp Sudah Baik, Masalah Ada Di Individu
Trending di Nasional