Menu

Mode Gelap
Projo Banten Dukung Larangan Financial Engineering: Obat Pahit untuk Sembuhkan BUMN Norma Kabur, Gaji Hancur: Dosen Minta Negara Hadir Lewat Mahkamah Konstitusi Seminggu Usai Bertemu Jokowi, Budi Arie Kini Bersilaturahmi dengan Gibran Unggul di Texas hingga Arizona, Partai Republik Diprediksi Pepet Demokrat di Legislatif Pemkab Sorong Memiliki Tanggung Jawab Atas Kasus Dugaan Korupsi 54 Miliar PHK Massal PT CWII Sragen Jadi Potret Rapuhnya Sistem Kerja Fleksibel

Megapolitan

Mata Tunas 17 Hindari Diri Dari Prilaku Kaum Rebahan


					Mata Tunas 17 Selasa tanggal 16-17 Maret 2026 dan bertempat di Bumi Perkemahan Raynia Camp Caringin Kab. Bogor Jawa Barat Perbesar

Mata Tunas 17 Selasa tanggal 16-17 Maret 2026 dan bertempat di Bumi Perkemahan Raynia Camp Caringin Kab. Bogor Jawa Barat

Teropongistana.com Jabodetabek – Bulan Ramadhan adalah bulan yang baik didalam menghidupkan kegiatan terutama bagi anak muda dan mahasiswa yang haus akan ilmu yang bermanfaat. Meskipun di dalam keadaan puasa, namun Kegiatan- kegiatan yang sifatnya menyatu dengan alam tetap dilaksanakan. Lalu kegiatan tersebut dikolaborasi dengan ilmu keagamaan.

Bahkan untuk menghindari diri dari prilaku kaum rebahan, dimana Bulan Ramadhan justru menjadi pembuktian para petualang sejati bahwa Ramadhan bukanlah penghalang bagi kaum Muslim untuk terus beraktifitas.

Untuk memenuhi hal itu, maka Mata Tunas 17 yang biasanya berkegiatan dialam terbuka atau kegiatan yang sifatnya petualangan, melaksanakan kegiatan yang diberi nama dengan Perkemahan Ramadhan.

“Yang pasti kegiatan ini harus tetap dilaksanakan setiap tahun, karena disini menjadi tempat anak muda yang aktif, progresif namun berakhlak. ” Kata Kak Murbandini, M. Pd saat menjelaskan tentang kegiatan Perkemahan Ramadhan disekretariat (16/03/2026)

Perkemahan Ramadhan kali ini dilaksanakan pada hari Senin – Selasa tanggal 16-17 Maret 2026 dan bertempat di Bumi Perkemahan Raynia Camp Caringin Kab. Bogor Jawa Barat yang selama ini biasa menjadi basecamp kedua setelah sekretariat Kukusan.

Peserta berangkat dari sekretariat Kukusan jam 14.30 WIB dengan kendaraan pribadi dimana perjalanan selama 1 jam dan sesampainya dilokasi perkemahan angsung memulai kegiatan. Tampak dilokasi kegiatan sudah berdiri beberapa tenda dan spanduk tanda kegiatan.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini sampai- sampai saya izin dari kantor. ” kata Alya Mutiara Suri saat berada dilokasi kegiatan (16/03/2026)

Perkemahan yang setiap tahun rutin dilaksanakan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti Buka dan Sahur Bersama, Tarawih, Tadarusan, tadabbur alam, kajian agama, pelatihan dan Outbound.

Hal yang sangat istimewa, meski Bulan Ramadhan adalah bulannya orang-orang yang beragama Islam, namun beberapa peserta Non Muslim juga diperkenankan untuk ikut serta. Ini menjadi bukti bahwa toleransi beragama di Mata Tunas sangat dijunjung tinggi.

“Saya senang bisa ikut Perkemahan Ramadhan, karena banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapat. ” Kata Nanda Pratama Tarigan saat berada ditengah kegiatan (16/03/2026)

Seperti biasa pemateri diisi oleh para alumni yang sangat berpengalaman dibidang pendidikan seperti Murbandini M. Pd yang memberi materi tentang pendidikan, Muhammad Hadi Bahrur Rizki S. Pd dengan materi karakter murid dan Rusdi Yanto, S.E, Gr yang menegaskan tentang pentingnya berorganisasi.

Kegiatan dimulai degan permainan kecil dan tausyiah sambil menunggu afzan magrib. Setelah berbuka puasa lalu dilanjutkan dengan sholat, magrib, sholat Isya dan Tarawih. Setelah Terawih peserta mendapat kegiatan berupa diskusi terkait agama dan pendidikan disekolah. Disini pemateri memberikan beberapa stimulasi tentang menghadapi anak murid di sekolah dengan berbagai macam karakter. Esoknya dilanjutkan dengan Sahur bersama , kultum dan senam pagi. Kegiatan ditutup dengan evaluasi bersama.

“Semoga tahun depan peserta akan lebih banyak lagi, bahkan bisa melibatkan siswa dan siswi dari sekolah yang menjadi binaan kita. ” kata Akmal Auzar Satria sesaat setelah kegiatan ditutup. (17/03/2026)

Dyt

Baca Lainnya

Kisah Pilu Rose Lenny: Dari Tidur di Jalanan Hingga Adukan Dugaan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM

8 April 2026 - 22:51 WIB

Kisah Pilu Rose Lenny: Dari Tidur Di Jalanan Hingga Adukan Dugaan Pelanggaran Ham Ke Komnas Ham

Kebijakan Tahan Harga BBM Jadi Bukti Ketahanan Energi Indonesia Kuat

6 April 2026 - 21:07 WIB

Kebijakan Tahan Harga Bbm Jadi Bukti Ketahanan Energi Indonesia Kuat

Nasir Djamil: Kasus Pengeroyokan di Polda Metro Jaya Jangan Ditutupi

3 April 2026 - 00:36 WIB

Gerak 08 Soroti Mandeknya Penanganan Laporan Suhari: Hukum Harus Beri Keadilan!
Trending di Megapolitan