Menu

Mode Gelap
Hentikan! Oknum Polisi Diduga Bisnis Tambang Emas di Gunung Guruh Tudingan Dompet Security Dibantah, Kuasa Hukum PTPN IV Regional I Angkat Bicara King Naga Tantang APH Hingga Inspektorat Audit Alun-Alun Rangkasbitung Kemenag Kembali Membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah Diklat Petugas Haji Hendaknya tidak Sekadar Formalitas Lurah Muara Ciujung Barat Dukung Perbaikan Jalan dan Drainase Kaum Lebak

Megapolitan

Sosialisasi Pengadaan Gabah dan Beras Bulog Lebak – Pandeglang


					Perum BULOG akan melakukan pembelian gabah beras petani sesuai keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 tahun 2025 Tentang Perubahan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras Perbesar

Perum BULOG akan melakukan pembelian gabah beras petani sesuai keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 tahun 2025 Tentang Perubahan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras

Teropongistana.com Lebak – Pemerintah Indonesia pada di tahun 2025 akan focus terhadap pemantapan sistem ketahanan pangan dan keamanan negara. Selain itu, peemeringah Indonesia juga akan mendorong kemandirian bangsa melalui berbagai sektor seperti swasembada pangan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Cabang (Kacab) Bulog Lebak dan Pandeglang, Agung Trisakti saat melakukan sosialiasi pengadaan gabah dan beras Bulog beberapa pekan kemarin.

“Pemerintah akan mendorong kemandirian bangsa dari berbagai sektor seperti swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru, ” kata Kepala Cabang (Kacab) Bulog Lebak dan Pandeglang, Agung Trisakti, Kamis (30/1/2025)

Lebih lanjut kata Agung, perum Bulog mempunyai peran yang utama dalam pencapaian ketahanan pangan nasional khususnya dalam swasembada pangan. Kata Agung, untuk mewujudkan itu semua, tentunya kita tidak bisa sendirian dan harus bekerja sama dengan instansi lain seperti TNI, Polri, Mitra dan KTNA.

“Ini menjadi langkah yang sangat penting dan diharapkan agar penyerapan gabah serta beras dapat berjalan dengaan lancar dengan adanya kerjasama tersebut, ” tutur Agung.

Menurut Agung, untuk fungsi dan peran Mitra pangan pengadaan (MPP) yaitu MPP memiliki peran yang menghubungkan antara Bulog dengan petani, kelompok tani. Selain itu, mereka juga bisa melakukan tata Niaga pangan dalam melaksanakan pengadaan pangan pokok dalam negeri.

“MPP berkontribusi lewat Bulog dalam pengendalian harga dan pemenuhan ketersediaan pangan nasional, ” beber Agung.

Selanjutnya kata Agung, MPP diharapkan bisa meningkatkan kinerja secara berkelanjutan untuk memperkuat kemintraann dengan Bulog. Kata Agung, kita dapat melaksanakan pembelian hasil produksi pangan dari petani dalam negeri, tujuanya untuk melakukan pengendalian harga panen di tingkat produsen sesuai harga yang ditetapkan oleh pemerintah (HPP).

“MPP harus bisa mengolah dan memasarkan hasil produksi pangan pokok dari petani dalam negeri kepada Bulog sesuai target pengadaan, ” tutup Agung.

Baca Lainnya

Kebijakan PP Nomor 49 tahun 2025 Tentang Pengupahan Jadi Polemik di Kalangan Buruh

20 Desember 2025 - 08:56 WIB

Kebijakan Pp Nomor 49 Tahun 2025 Tentang Pengupahan Jadi Polemik Di Kalangan Buruh

Halo Pak Gubernur, Biasa…., Ada Banjir Tahunan di Pasar Minggu, Nih! 

2 Desember 2025 - 16:21 WIB

Halo Pak Gubernur, Biasa...., Ada Banjir Tahunan Di Pasar Minggu, Nih! 

KBBI Dorong RUU PPRT Jadi Undang-undang

21 November 2025 - 19:24 WIB

Kbbi Dorong Ruu Pprt Jadi Undang-Undang
Trending di Megapolitan