Menu

Mode Gelap
Ferry Onim Soroti LPJ Bupati Sorong Selatan 2025, Desak DPRD Aktif Awasi APBD Fraksi Gerakan Indonesia Karya DPRK Raja Ampat Soroti Transportasi Daring dan Pemerataan Pembangunan dalam Paripurna LKPJ 2025 Polda Lampung Intensif Kejar Pelaku Penembakan Bripka Arya Supena, Penyekatan Diperketat di Sejumlah Wilayah Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat Siswi SMA di Palembang Hilang Usai Pamit Temui Teman, Keluarga Lapor ke Polisi Selesaikan Masalah Dana, Kadin Banten Siap Talangi dan Tempuh Hukum Jika Perlu

Nasional

Legislator Sosialiasi Akses Modal UMKM di BUMN


					Legislator Sosialiasi Akses Modal UMKM di BUMN Perbesar

Teropongistana.com Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menggelar Kegiatan Sosialisasi antara UMKM dan BUMN. Legislator asal Desa Tahun Buleleng ini menyampaikan bahwa kegiatan ini guna mendongkrak UMKM di Buleleng Agar segera bangkit dan naik kelas.

“Kegiatan Sosialisasi Holding BUMN ini akan banyak memberikan ulasan bagaimana memulai usaha dari usaha Mikro, Mikro Menjadi Usaha Kecil dan Usaha Kecil Menjadi Usaha Menengah. Pemaparan para pembicara menurtnya bagaimana berbicara produk dan Akses pendanaan dari BRI, Pengggadaian, dan Permodalan Usaha Madani,” kata Gede Sumarjaya Linggih yang biasa disapa Demer, Senin (7/11).

Baca juga : Anggota Komisi III DPR RI Sebut Alasan Korupsi Tak Bisa Gunakan Restorative Justice

 

Dijelaskan Demer bahwa untuk diketahui masyarakat di Buleleng khususnya para penyedia bantuan usaha kepada UMKM ini sudah dbuka di enam titik kantor bersama ultra Mikro. Dimana hal ini adalah gabungan anatara BRI, Pegadaian dan Pemodalan Nasional Madani.

“Kepentingannya (Ultra Mikro.red) ini akan mempermudah masyarakat luas akses permodalan bagi para pemula dan pemuda, bagaimana memperoleh modal dan bagaimana proses administrasinya, ini semua akan dijelaskan oleh para pembicara,” jelas Gde Sumarjaya Linggih.

Contohnya, dikatakan Demer ada pengusaha I Wayan Sidhi praktisi yang memiliki banyak francise yang bisa dikerjasamakan oleh UMKM yang mana permodalannya minim. Misal dengan Rp 10 juta saja sudah mulai bisa bekerja dan membuka usaha.

” Ini akan saya terus gelorakan kepada masyarakat Buleleng sebab infrastruktur kita masih rendah, akses dunia luar rendah sehingga saya ingin membangkitkannya dari bawah sehingga nantinya SDM kita tingkat sehingga embagun ekonomi lebih berani,” tutur Demer.

Nantinya Kata Demer, jikalau jumlahnya sudah banyak bisa membuka cabang dimana mana bukan hanya dibuleleng, karangasem dan sampai di jakarta, seperti putranya yang kini sudah mampu membuka cabang 4 francise di Jakarta.

“Mudah mudahan dari Buleleng dengan didukung akses permodalan bisa berkembang sebab kita dibuleleng kurang informasi, padahal dari pemerintah pusat punya banyak program yang bisa diakses, misal butuh modal hari ini tidak perlu ke rentenir cukup bawa jaminan ke Ultra Mikro,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat

14 Mei 2026 - 21:20 WIB

Kunjungan Kajati Jabar Ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil Dan Dekat Masyarakat

Rapuhnya Komdigi di Tangan Meutya Hafid, MataHukum: Saatnya Dicopot

14 Mei 2026 - 12:21 WIB

Rapuhnya Komdigi Di Tangan Meutya Hafid, Matahukum: Saatnya Dicopot

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan

14 Mei 2026 - 12:10 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan
Trending di Hukum