Menu

Mode Gelap
PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara

News

Upaya Pemberantasan Buta Aksara: Dewan Pendidikan Papua Tengah dan Gerak 08 Mengusulkan Program ke Pemprov

10 Juni 2025 - 22:33 WIB

Upaya Pemberantasan Buta Aksara: Dewan Pendidikan Papua Tengah Dan Gerak 08 Mengusulkan Program Ke Pemprov

Isu Munaslub Kembali Berembus, Bahlil dan Sarmuji Dinilai Ugal-ugalan

29 Mei 2025 - 11:29 WIB

Isu Munaslub Kembali Berembus, Bahlil Dan Sarmuji Dinilai Ugal-Ugalan

Terminal Cadasari di Pandeglang Mangkrak, Proyek Senilai Rp1,6 Miliar Dipertanyakan Warga

29 Mei 2025 - 03:54 WIB

Terminal Cadasari Di Pandeglang Mangkrak, Proyek Senilai Rp1,6 Miliar Dipertanyakan Warga

BPJPH Monitoring Dapur dan Fasilitas Layanan Jemaah Haji di Armuzna

28 Mei 2025 - 19:09 WIB

Bpjph Monitoring Dapur Dan Fasilitas Layanan Jemaah Haji Di Armuzna

Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Sinergi Perlindungan PMI

28 Mei 2025 - 14:53 WIB

Pemerintah Pusat Dan Daerah Perkuat Sinergi Perlindungan Pmi

Pengamat Pertahanan: Ancaman Terhadap Kejaksaan Nyata, Tapi Integritas Internal Lebih Penting dari Sebatas Pengamanan TNI

28 Mei 2025 - 14:31 WIB

Pengamat Pertahanan: Ancaman Terhadap Kejaksaan Nyata, Tapi Integritas Internal Lebih Penting Dari Sebatas Pengamanan Tni

Ketua Gerak 08 Banten Ucapkan Selamat atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Serang Terpilih

28 Mei 2025 - 06:51 WIB

Ketua Gerak 08 Banten Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Serang Terpilih

Jenderal TNI Maruli Menerima Pengukuhan Sebagai Ketua Dewan Penasihat Dekopin

27 Mei 2025 - 10:13 WIB

Jenderal Tni Maruli Menerima Pengukuhan Sebagai Ketua Dewan Penasihat Dekopin

Badan Pemulihan Aset Berhasil Lelang Tanah Milik Benny Tjokrosaputro Terkait Perkara Jiwasraya

27 Mei 2025 - 10:00 WIB

Badan Pemulihan Aset Berhasil Lelang Tanah Milik Benny Tjokrosaputro Terkait Perkara Jiwasraya

Tambang Emas Ilegal Resahkan Warga, Kapolsek Siabu Diduga Bungkam dan Blokir Wartawan

26 Mei 2025 - 14:42 WIB

Tambang Emas Ilegal Resahkan Warga, Kapolsek Siabu Diduga Bungkam Dan Blokir Wartawan

Gerak 08 Banten: Minimnya Orang Prabowo di Pemerintahan Hambat Realisasi Program Presiden

26 Mei 2025 - 11:06 WIB

Gerak 08 Banten: Minimnya Orang Prabowo Di Pemerintahan Hambat Realisasi Program Presiden

Penaburan 20.000 Benih Ikan di Kali Cibalok: Langkah Awal Menuju Target 100.000 Ekor

26 Mei 2025 - 07:11 WIB

Penaburan 20.000 Benih Ikan Di Kali Cibalok: Langkah Awal Menuju Target 100.000 Ekor

Bahlil Lahadalia Dianggap Membahayakan Kabinet, Disebut Calon Kuat Menteri Pertama yang Direshuffle

25 Mei 2025 - 18:23 WIB

Jakarta – Isu Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo Subianto Dan Gibran Rakabuming Raka Kembali Mengemuka. Sejumlah Menteri Dikritik Atas Kinerja Dan Komunikasi Yang Dinilai Tidak Memadai, Termasuk Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (Esdm), Bahlil Lahadalia, Yang Disebut-Sebut Menjadi Kandidat Kuat Untuk Digeser Pertama Kali Dari Kabinet Merah Putih, 25 Mei 202. Pengamat Politik Rocky Gerung Menjadi Salah Satu Pihak Yang Paling Vokal Mendesak Reshuffle. Dalam Forum Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998 Di Jakarta, Rabu (21/5), Rocky Menilai Banyak Menteri Dalam Kabinet Saat Ini Lebih Mementingkan Kepentingan Politik Dan Ekonomi Pribadi Dibandingkan Kinerja Profesional. “Harus Ada Reshuffle. Lumpuhkan Kabinet, Isi Dengan Energi Baru,” Ujar Rocky. Ia Menyebut Menteri-Menteri Yang Kecewa Karena Tak Lagi Leluasa Mengakses Apbn Sebagai Hambatan Bagi Reformasi Birokrasi. “Mereka Tidak Akan Mengundurkan Diri Karena Kepentingan Mereka Terlalu Besar. Ini Momentum Presiden Untuk Memulai Era Baru,” Tambahnya. Bahlil Bungkam Soal Reshuffle, Bela Jokowi Menanggapi Pernyataan Rocky, Bahlil Lahadalia Memilih Untuk Tidak Banyak Berkomentar. Ia Menyatakan Bahwa Urusan Reshuffle Merupakan Hak Prerogatif Presiden Prabowo. Namun Di Kesempatan Lain, Bahlil Justru Tampil Membela Presiden Joko Widodo Dalam Isu Tudingan Ijazah Palsu Yang Kembali Mencuat. &Quot;Menurut Saya Ini Sudah Keterlaluan. Seolah-Olah Tidak Ada Isu Lain. Saya Tidak Percaya Sama Sekali Dengan Tuduhan Itu,” Tegas Bahlil Di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (23/5). Manuver Politik Bahlil Tuai Sorotan Kritik Terhadap Bahlil Tidak Hanya Datang Dari Luar Pemerintahan. Seorang Kader Muda Partai Golkar Mengungkap Bahwa Bahlil—Yang Kini Menjabat Ketua Umum Golkar—Sedang Mengonsolidasikan Penuh Struktur Partai Di Tingkat Provinsi. Semua Penunjukan Ketua Dpd Di Daerah Disebut Harus Melalui Persetujuan Langsung Dari Bahlil. Menurut Sumber Itu, Bahlil Juga Membuka Jalan Politik Untuk Gibran Maju Sebagai Calon Presiden 2029. Operasi Politik Ini Diduga Diarahkan Oleh “Raja Jawa,” Istilah Yang Merujuk Pada Mantan Presiden Joko Widodo, Yang Juga Disebut Sebagai Mentor Politik Bahlil. &Quot;Bahlil Dikenal Pintar Melakukan Manuver Politik. Dia Sering Bertindak Di Luar Komando Presiden Prabowo. Patut Diwaspadai Karena Loyalitasnya Lebih Ke Jokowi, Yang Membesarkannya Secara Politik,” Ujar Sumber Tersebut. Potensi Konflik Internal Kabinet Kedekatan Bahlil Dengan Jokowi Serta Manuver Politiknya Yang Agresif Memunculkan Kekhawatiran Soal Potensi Konflik Kepentingan Di Tubuh Pemerintahan. Jika Reshuffle Dilakukan Dalam Waktu Dekat, Pengamat Memprediksi Bahlil Menjadi Salah Satu Nama Pertama Yang Akan Digeser Demi Menjaga Soliditas Dan Kontrol Penuh Presiden Prabowo Terhadap Kabinetnya.